Monday, August 10, 2026
HomeBerita UtamaUji Coba Sejak Awal Juli, Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan Minyak 2000...

Uji Coba Sejak Awal Juli, Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan Minyak 2000 liter

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA Keberadaan tempat pengolahan sampah terpadu TOSSĀ  Karangdadi Kusamba satu satunya di Indonesia dengan mengoperasikan beberapa mesinĀ  Phyrolisis serta menyuling destilasi sampah menjadi minyak ternyata sudah menghasilkan minyak sebanyak 2000 liter. Minyak ini ternyata setelah diuji coba bisa mengoperasinalkan mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi sendiri.

Dari pantauan media Senin 10/8/2026 dilokasi TOSS Karangdadi ,Kusamba, Dawan,Klungkung oleh petugas lapangan Mesin pengolah sampah Phyrolisis, Pak Ketut Dirga menyatakan bahwa sejak dilakukan uji coba awal 1 Juli 2026 dari pengolahan sampah ini sudah menghasilkan minyak destilasi dan bisa dipakai untuk mengoperasionalkan mesin Phyrolisis ini.

” Sejak diuji coba mesin pengolah sampah Phyrolisis ini sudah menghasilkan minyak hasil destilasi sebanyak 2000 liter ,” ujar Ketut Dirga optimis.

Menurutnya mesin yang dioperasikan di TOSS Karangdadi Kusamba,Dawan,Klungkung ini adalah mesin Phyrolisis satu satunya mesin pengolah sampah di Indonesia. 

Secara detil disebutkannya bahwa semua mesin yang dioperasikan di TOSS Karangdadi ,Kusamba  ada sebanyak 4 buah mesin Phyrolisis ,dimana 2 mesin untuk mengolah sampah campuran dan 1 mesin lagi untuk pengolahan ban bekas dan 1 mesin untuk mesin destilasi pengolahan minyak.

” Setelah diuji coba kapan pemda Klungkung mulai operasional penuh kita belum tahu hal itu. Kita masih menunggu instruksi lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara staf lapangan lainnya Nengah Sukada menambahkan bahwa dari uji coba mesin Phyrolisis ini ada kendala belum adanya mesin blower untuk pengeringan sampah dan termasuk mesin pemilah sampah yang bertonase sekitar 8 ton.

” Dari pengoperasian mesin ini tidak mengeluarkan asam hitam pekat tqpi hanya keluarkan uap air . Nantinya uap air tersebut ditampung menjadi air seperti yang ada ditimur TOSS. Kemudian air tersebut kembali dialirkan kemesin Phyrolisis sebagai pendingin saat beroperasi,” pungkasnya. roni/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments