Friday, September 18, 2026
HomeBerita UtamaPerairan Crystal Bay, Nusa Penida Kembali Telan Korban, WNA Malaysia Meninggal saat Diving

Perairan Crystal Bay, Nusa Penida Kembali Telan Korban, WNA Malaysia Meninggal saat Diving

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Kembali terjadi musibah wisatawan menjnggal dunia saat melakukan aktifitas wisata diving. Kali ini menimpa seorang WNA asal Malaysia meninggal saat melakukan aktivitas penyelaman/diving di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, Bali.

Musibah terjadi pada Rabu, 16 September 2026 sekira pukul 11.10 wita,TKP di Perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penidamenimpa korban Siti Nuraini Binti Rusidi (40) Perempuan Kewarganegaraan Malaysia. 

Kasi humas polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, SH membenarkan adanya musibah wisatawan asing meninggal saat melakukan kegiatan Diving.

Saksi saksi yang mengetahui musibah tersebut Eugenius Francisco Ray dan Richard Pontoh serta Wanda Salone. 

Kejadiannya terjadi pada Rabu, 16 September 2026 sekitar pukul 08.00 WITA, korban bersama para saksi dan tiga orang lainnya melakukan penyelaman/diving di dua lokasi perairan Nusa Penida.

Saat tiba di lokasi pertama, Manta Bay, saksi  melihat korban batuk-batuk dan menanyakan kesehatannya sebelum menyelam, namun korban menyatakan mampu mengikuti kegiatan, sehingga penyelaman dilakukan dan berjalan lancar.

Setelah selesai di Manta Bay, rombongan melanjutkan ke lokasi kedua, Crystal Bay. Sekitar pukul 11.00 WITA para saksi dan korban bersama rombongan sampai di lokasi kedua Di Crystal bay, dan saksi kembali menanyakan apakah korban ikut menyelam atau menunggu di boat. Korban menyatakan tetap ikut menyelam.

Saksi, korban, dan tiga orang lainnya kemudian menyelam di Crystal Bay. Mereka sempat terkena arus cukup kencang namun masih bertahan. Lalu Muncul arus kedua yang lebih kuat, menyebabkan tiga orang lainnya terbawa arus dan kemudian saksi  menyuruh korban tetap di tempat, dan saksi bergerak mencari ketiga orang tersebut.

Setelah arus mereda, saksi bersama ketiga orang lainnya mencari korban dan melihat korban sedang menyelam bersama rombongan Saksi 3.

Kemudian saat itu, saksi lainnya melihat korban memberi isyarat kehabisan oksigen dan tampak panik, hingga melepaskan alat pernapasannya. Sehingga saksi  memberikan alat pernapasan miliknya dan awalnya di tepis oleh korban, namun saksi  tetap memastikan alat terpasang pada korban lalu mengajaknya naik ke permukaan.

“Sesampainya di permukaan saksi mengajak korban ke Boat, sesampainya di Boat para saksi melihat korban mengeluarkan busa dari hidung dan mulut, namun korban masih merespons. Dan dengan cepat saksi  segera membawa korban ke Dive Concepts Lembongan untuk dibawa ke Klinik Nusa Medika, sedangkan saksi lainnya kembali menyelam karena rombongannya masih beraktivitas,” ujarnya.

Namun lebih jauh menurut dia, saat dijemput pihak Klinik Nusa Medika, korban sudah tidak merespons. Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan dari Crystal Bay menuju Dive Concepts Lembongan.

“Saat ini terkait jenazah korban sudah di berangkatkan pada pukul 17.00 wita menggunakan boat dari Dive Concepts Lembongan dari Pelabuhan Syahbandar Desa Jungutbatu menuju ke Pelabuhan Sanur dan selanjutnya menuju ke Rumah Sakit Bali Mandara,” sebutnya.

Berdasarkan keterangan tim Nusa Medika, diduga kuat korban meninggal dunia akibat henti nafas, namun penyebab kematian yang pasti belum dapat ditentukan.

“Sementara itu, dari pihak keluarga akan melakukan tindakan otopsi dan terkait kejadian ini masih di tangani oleh unit reskrim polsek nusa penida,” pungkasnya. roni/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments