NARASIBALI.COM, DENPASAR – Surat Mandat bernomor 005/SM/MD.LMP/III/2026 tertanggal 7 Maret 2026 yang ditandatangani Ketua Mada I Kadek Subagiana dan Sekretaris I Gede Arya Budiman tersebut memberikan tugas dan tanggung jawab kepada Ketua I Nyoman Suardana, Sekretaris I Wayan Supartha dan Bendahara I Wayan Swastika untuk melakukan konsolidasi organisasi dan membentuk struktur kepengurusan dalam waktu secepatnya.
Pemberian Mandat kepada tiga orang ini, kata Ketua Mada LMP Bali I Kadek Subagiana berdasarkankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Laskar Merah Putih serta kebutuhan organisasi di wilayah Provinsi khususnya di Kota Denpasar untuk segera melaksanakan konsolidaso organisasi LMP di Kota Denpasar.
Selain itu penerima mandat juga diminta untuk memperdsiapkan pembentukan kepengurusanMacab di Kota Denpasar, memperkuat koodinasi antar pengurus dan Anggota serta menyiapkan struktur kepengurusan Macab sesuai ketentuan organisasi
Ketua Markas Daerah (Kamada) Laskar Merah Putih (LMP) Bali I Kadek Subagiana menekankan pentingnya membangun struktur organisasi yang solid hingga ke tingkat paling bawah. Ia mendorong agar kader LMP di wilayah Kota Denpasar menjaga citra positif organisasi dan berkontribusi nyata bagi AD/ART masyarakat.
“Kita harus memastikan bahwa LMP hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat nyata. Struktur yang kuat akan menjadi fondasi bagi setiap langkah kita,” tegas Kadek Subagiana yang juga didampingi Ketua Harian I Made Budiasa.
Menurut Kadek Subagiana LMP hadir di tengah-tengah masyarakat dengan konsep humanis, tidak mengandalkan otot, melainkan harus mampu menjaga marwah organisasi dengan positif. “Kita harys lebih banyak terjun kemasyarakat dengan kegiatan sosial, adat dan seni budaya,” kata Subagiana tegas.
Sementara itu, Ketua LMP Kota Denpasar Nyoman Suardsana menyampaikan bahwa surat Mandat yang diterimanya bukan sekadar lembaran administrasi, melainkan amanah perjuangan. Ia berkomitmen untuk membangun kekompakan dan solidaritas antar kader LMP di Kota Denpasar.
“Surat Mandat ini bukan hanya lembar kertas. Ini adalah mandat perjuangan. Kita tidak sedang membangun organisasi yang berhenti pada papan nama, melainkan LMP hadir, bekerja, dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Suardana yang juga merupakan tokoh masyarakat Kota Denpasar.
Oleh sebab itu, dirinya berkomitmen dengan jajaran pengurus yang akan dibentuk untuk selalu bekerjasama, bergotong royong membesarkan organisasi termasuk nantinya berkerjasama dengan pemerintah.
‘Ini perjuangan awal kita untuk ukut serta membangun Bali, khususnya Kota Denpasar. Kita berjuang bersama rakyat. Kalau Pemerintah tidak berpihak pada rakyat, kita pasti akan bersuara,” tegasnya.
Sebelumnya Mada LMP Bali juga telah menyerahkan Surat Mandat kepada Macab Jembrana dan Buleleng. Selanjutnya, Mada LMP Bali terus melakukan roadshow membentuk Macab diseluruh Bali sebelum dilaksanakan deklarasi dan pelantikan nantinya. Kita akan kebut pembentukan Macab se-Bali dalam waktu secepatnya,” sebut Sekda Mada LMP Bali Gede Arya Budiman. tha/nbc




