Monday, January 12, 2026
HomeBerita UtamaLepas Kajari Klungkung, Bupati Satria Apresiasi Sinergi dan Pendampingan Tata Kelola Pemerintahan

Lepas Kajari Klungkung, Bupati Satria Apresiasi Sinergi dan Pendampingan Tata Kelola Pemerintahan

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Bupati Klungkung Made Satria menghadiri Acara Pengantar Tugas Kajari Klungkung I Wayan Suardi, S.H., M.H yang kini mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Maluku di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, Kamis (8/1/2026).

Acara pengantar tugas tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan tokoh penting di Kabupaten Klungkung, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Klungkung beserta istri, Ketua DPRD Klungkung, Dandim 1610/Klungkung, Plt. Kapolres Klungkung, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Semarapura, Ida Dalem Semarapura (Raja Klungkung), Sekda Klungkung, Ketua KPU dan Bawaslu Klungkung, Ketua FKUB, Ketua MDA Klungkung, Ketua HIPMI, pimpinan lembaga umat, para pejabat SKPD, jajaran Kejaksaan Negeri Klungkung, serta tokoh masyarakat.

Kajari Klungkung I Wayan Suardi menyampaikan bahwa meskipun masa tugasnya di Klungkung relatif singkat, yakni sekitar lima bulan, namun Kabupaten Klungkung telah memberikan banyak kesan dan catatan penting dalam perjalanan kariernya. Ia juga berpesan kepada jajaran Kejari Klungkung agar melanjutkan program-program yang telah berjalan serta terus melakukan perbaikan demi kemajuan pembangunan daerah

Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi I Wayan Suardi selama menjabat kurang lebih enam bulan di Kabupaten Klungkung. Bupati menekankan bahwa sinergi yang terjalin selama ini telah memberikan dampak positif bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.

​”Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan atas kerja sama dan sinergi selama ini. Bapak juga telah banyak memberikan saran, masukan, serta pendampingan tidak hanya dalam hal regulasi, tetapi juga dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Klungkung demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik,” ujar Bupati Satria.

​Bupati Satria juga menambahkan bahwa mutasi atau pergantian pimpinan merupakan hal lumrah sebagai bentuk konsolidasi internal organisasi serta pengembangan karier SDM. Menyongsong tahun baru 2026 yang dalam shio disebut sebagai tahun “Kuda Api”, Bupati berharap semangat kesatria dan energi tinggi dapat terus menyertai I Wayan Suardi di tempat tugas yang baru.

​”Meskipun Bapak telah pindah tugas ke Maluku, bukan berarti terputusnya hubungan kebersamaan dan kekeluargaan. Nilai-nilai baik yang telah dibangun akan tetap menjadi bagian dari perjalanan bersama,” tambahnya. sug/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -



Most Popular

Recent Comments