NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Gerbong pejabat yang akan diperiksa kejaksaan Klungkung pasca bakal dibongkarnga Lif Kaca Klingking Beach rupanya terus bergulir. Dihubungi terpisah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Klungkung, Dewa Putu Suwarbawa Jumat (9/1/2026) membenarkan dirinya diminta keterangan oleh kejaksaan Klungkung.
Dirinya , menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung, Kamis (8/1). Dalam pemeriksaan tersebut, Suwarbawa mengaku disodorkan sekitar 20 pertanyaan yang menyoroti tugas dan fungsi Satpol PP, khususnya dalam pengawasan pelayanan perizinan.
Dikonfirmasi sore kemarin, Suwarbawa membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia menyampaikan, pertanyaan penyidik berkisar pada tupoksi Satpol PP dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan perizinan di Kabupaten Klungkung. “Ada sekitar 20 pertanyaan berkaitan dengan tugas dan fungsi kami di Satpol PP, terutama soal pengawasan,” ujar Suwarbawa.
Ia menegaskan seluruh pertanyaan dapat dijawab dengan baik dan sesuai kewenangan Satpol PP sebagai penegak Perda dan Perkada. Menurutnya, pengawasan terhadap kegiatan berizin maupun yang belum berizin dilakukan sesuai aturan dan melalui koordinasi lintas instansi.
Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Klungkung, Putu Iskadi Kekeran, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Kasatpol PP Klungkung. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci latar belakang pemeriksaan tersebut. “Mohon maaf, itu anak buah saya yang memeriksa dan belum ada laporan ke saya,” kata Iskadi singkat.
Iskadi menambahkan, pada prinsipnya pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah Satpol PP telah menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dalam pengawasan pelaksanaan perizinan. Selain Kasatpol PP, Kabag Hukum Setda Klungkung Ketut Muka juga dimintai keterangan pada hari yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, Kejari Klungkung belum memberikan keterangan resmi terkait status pemeriksaan tersebut, apakah masih sebatas klarifikasi atau bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut. Pemeriksaan ini menjadi perhatian publik di tengah sorotan terhadap pengawasan perizinan pasca mencuatnya kasus penghentian proyek lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida. sug/nbc




