NARASIBALI.COM, BADUNG – Discovery Kartika Plaza Hotel (DKPH) Bali kembali menegaskan komitmennya terhadap pariwisata berkelanjutan dengan meraih Tri Hita Karana (THK) CSR Awards 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Malam Penganugerahan THK Tourism Awards di Ballroom Discovery Kartika Plaza Hotel, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Jumat, 9 Januari 2026.
Penghargaan ini diberikan karena DKPH Bali dinilai tidak hanya fokus pada operasional bisnis, tetapi juga aktif menjaga keharmonisan dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah membentuk dan mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama warga lokal guna meningkatkan kesejahteraan komunitas.
Director of Marketing Communications Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Ni Putu Riska Wandira, menyampaikan bahwa tahun ini DKPH Bali juga dipercaya sebagai Host Malam Penganugerahan 25 Tahun THK Tourism Awards.
“Kami sangat bangga menjadi Host tahun ini, karena sebelumnya memang kita sudah pernah satu kali. Itu sebelum Covid-19, kita pernah menjadi Host di acara THK Awards di Art Centre Denpasar,” terangnya.
Menurut Riska Wandira, tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena Discovery Kartika Plaza Hotel Bali tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga meraih tiga penghargaan sekaligus.
“Seharusnya acara ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 lalu, tapi kita mundurkan menjadi bulan Januari 2026, tapi tetap dalam line 2025,” paparnya.
Adapun tiga penghargaan yang diraih adalah THK-PR Awards, Lifetime Achievement Awards, dan THK CSR Awards.
“THK-PR Awards kita sudah 2 kali menang di THK Tourism Awards dan hari ini tahun kedua. Lalu THK CSR Awards sudah beberapa kali kita menang dan Lifetime Achievement Awards kita sabet setiap tahun, sejak tahun 2000 sampai sebelum Covid dan sekarang meraih Lifetime Achievement Awards,” jelasnya.
Dalam penerapan nilai Tri Hita Karana, DKPH Bali melakukan asesmen pada tiga aspek utama, yakni Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan, yang dilaksanakan pada Desember 2025.
Pada aspek Palemahan, hotel melakukan penanaman pohon dengan lanskap yang luas serta memberi identitas pada setiap tanaman.
“Kita tanam pohon dan sudah berikan semuanya nama-nama pohon. Jadi, tamu-tamu kita sambil belajar juga bisa edukasi dirinya sendiri,” kata Riska Wandira.
Sementara pada aspek Pawongan, DKPH Bali menjalankan program CSR bersama Artha Graha Peduli, termasuk kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang rutin digelar dua kali dalam sebulan. “Itu dalam satu bulan ada dua kali kegiatan, kita adakan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya.
Program tersebut menyasar sekolah, banjar di wilayah Kuta, serta kelompok lansia. Selain itu, DKPH Bali juga menggelar Pasar Murah di delapan titik wilayah Kuta, sejak 11 Desember 2025 hingga saat ini.
“Sekantong sembako kita subsidi harganya sekitar 40-50 persen. Itu setiap hari, ada tim kami yang memang mengerjakan Pasar Murah di 8 titik di daerah Kuta,” tambahnya.
Pada aspek Parhyangan, DKPH Bali memberikan dukungan terhadap pura di sekitar hotel melalui bantuan dan donasi yang dibutuhkan.
“Kita pilih Banjar Anyar dan Banjar Segara Kuta. Jadi, sebulan dua kali itu, tim kami selalu kesana untuk menjalankan program MBG. Untuk sekolah-sekolah disini, kami juga membantu dengan mengadakan donasi tempat sampah. Kami juga mengudang anak-anak sekolah kesini menjelaskan tentang profesi,” kata Riska Wandira.
Selain Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, empat perusahaan lain juga menerima THK CSR Awards 2025, yakni PT PLN Indonesia Power UBP Bali PLTDG Pesanggaran, PT PLN Indonesia Power UBP Bali PLTGU Pemaron, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), dan Soulshine Bali. Kelima perusahaan tersebut dinilai berhasil memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat dari total 70 hotel dan destinasi wisata yang dinilai.
Ketua Yayasan Tri Hita Karana, Ir. I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, menegaskan bahwa memasuki usia ke-25 tahun, THK Tourism Awards membawa visi baru dengan mengusung konsep Wellness Tourism.
“Masyarakat perhotelan adalah yang pertama di TKP. Jika wisatawan mengalami insiden, respons harus cepat. Kita ingin wellness tourism di Bali berakar pada standar keamanan tinggi,” tegasnya.
Wisnu Wardhana juga menambahkan bahwa ajang THK Tourism Awards bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan moral untuk menjaga keseimbangan antara pariwisata, alam dan manusia.
“Kita tidak mewarisi bumi ini dari nenek moyang, tapi meminjamnya dari anak cucu. Dengan Tri Hita Karana, Bali adalah sebuah doa yang hidup,” pungkasnya. red/nbc
#Tri Hita Karana Awards
#Discovery Kartika Plaza Hotel
#THK CSR Awards 2025
#Pariwisata Berkelanjutan Bali
#CSR Perhotelan
#THK
#Riska Wandira
#Wisnu Wardana




