Polsek Nusa Penida Gandeng Basarnas Cari WNI Terseret Arus saat Berenang di Diamond Beach

NARASIBALI.COM, NUSA PENIDA – Jajaran Polsek Nusa Penida bersama tim SAR dari Basarnas Klungkung melakukan operasi pencarian terhadap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial RH, laki-laki kelahiran Medan, 6 Januari 2001, yang dilaporkan terseret arus laut saat berenang di Pantai Diamond Beach, Nusa Penida, Klungkung, Kamis 28/5/2025.

Peristiwa ini dilaporkan terjadi ketika rombongan wisatawan domestik yang berjumlah tujuh orang, dipandu oleh seorang driver tour yang mengarahkan perjalanan ke wilayah barat dan timur Nusa Penida, mengunjungi objek wisata Pantai Diamond Beach.

Berdasarkan keterangan dari saksi yang juga merupakan driver rombongan, diketahui bahwa tiga orang dari rombongan tersebut, termasuk korban, berenang kurang lebih sejauh 50 meter dari bibir pantai. Saat aktivitas berenang berlangsung, cuaca tiba-tiba berubah menjadi hujan, dan dua teman korban berusaha berenang kembali ke tepi pantai. Namun, korban diduga mengalami kesulitan berenang melawan arus, hingga akhirnya terseret semakin ke tengah laut.

Korban sempat terlihat terombang-ambing di permukaan laut selama kurang lebih 35 menit, sebelum akhirnya menghilang dari pandangan akibat kuatnya arus laut.

Menerima laporan tersebut, Polsek Nusa Penida segera berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait lainnya, serta langsung melakukan upaya pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Hingga saat ini, korban masih dalam proses pencarian, dan operasi SAR terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, dan relawan setempat.

Kapolsek Nusa Penida, AKBP Ida Bagus Putra Sumerta, S.Sos., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung penuh proses pencarian dan evakuasi korban, serta mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya ketika kondisi cuaca tidak bersahabat. “Kami mengimbau seluruh pengunjung dan pelaku wisata agar selalu memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di pantai, termasuk memantau kondisi cuaca dan memperhatikan arahan dari pemandu wisata atau petugas keamanan di lokasi,” tegas Kapolsek AKBP.IB Putra Sumerta. sug/nbc




Wali Kota Jaya Negara Apresiasi Bulan Bhakti Gotong- Royong Desa Dangri Kelod

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau langsung sekaligus memberikan apresiasi pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong – Royong Masyarakat Desa Dangin Puri Kelod  yang dipusatkan di Wantilan Pura Dalem Nyanggelan, Desa Adat Yang Batu, Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (29/5).

Hadir mendampingi Wali Kota Jaya Negara, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, Ketua LPM Kota Denpasar, I Gede Eka Saputra, Perbekel Desa Dangin Puri Kelod, I Made Sada, LPM Desa Dangri Kelod, LPM Kecamatan Dentim, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik keterlibatan penuh masyarakat Desa Dangri Kelod dalam kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ini.

“Gotong royong harus dimaknai tidak sekedar sebagai slogan namun diterapkan secara utuh dalam keseharian kita,” ujar Wali Kota Jaya Negara disela-sela meninjau berbagai kegiatan lomba.

Lebih lanjut Wali Kota Jaya Negara atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh perbekel lurah dan LPM mulai tingkat desa/kelurahan se- Kota Denpasar yang telah aktif mendukung berjalannya kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong di wilayahnya masing-masing.

“Serta tidak lupa peran strategis LPM dalam menjaga dan menumbuhkan semangat gotong royong ditengah masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Sementara Perbekel Dangin Puri Kelod, I Made Sada ditemui usai acara menyampaikan, pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Dangri Kelod mengambil Tema Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong masyarakat kita bersinergi menuju Denpasar bersih dan maju.

Dikatakannya, pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong di Dangri Kelod terselenggara atas dukungan penuh Pemkot Denpasar dalam hal ini Wali Kota Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Arya Wibawa.

“Kegiatan yang dilaksanakan yakni berbagai lomba seperti lomba Baleganjur Ngarap, Lomba Ngelawar, Lomba Yel-Yel, Lomba Senam Lansia dan Lomba Cipta Menu. Rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat didalam pembangunan di desa/kelurahan,” ujarnya.  tri/nbc




1.253 Atlet, Pelatih dan Official Kota Denpasar Siap Berlaga di Porjar Bali

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Pelepasan Kontingen Denpasar ditandai dengan penyerahan bendera kontingen Denpasar oleh Wakil Wali Kota Arya Wibawa kepada Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama, yang juga selaku Ketua Kontingen Kota Denpasar.

Wakil Wali Kota Arya Wibawa membakar semangat para atlet Denpasar yang siap mengikuti pertandingan pada Porjar Bali yang berlangsung pada 31 Mei sampai 5 Juni 2025. Tetapi ada juga cabang olahraga yang dipertandingkan lebih awal dari tanggal pelaksanaan yaitu cabor Kabbadi yang di mulai 28 sampai 30 Mei 2025 di Gor Lila Buana.

Dimana sambutan pantun Wakil Wali Kota Arya Wibawa, dibalas dengan pekikan salam olahraga ‘Denpasar Jaya’ oleh ribuan atlet yang hadir memenuhi halaman parkir kantor setempat.

“Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada para kontingen Kota Denpasar dalam mengikuti pekan olahraga pelajar Provinsi Bali. Dalam kesempatan ini kami berharap kepada para atlet dapat membawa dan mengharumkan nama Kota Denpasar dalam ajang  bergengsi ini. Berjuanglah dengan penuh semangat dan pantang menyerah untuk diri sendiri, keluarga, dan daerah/kota kelahiran  kalian,” ujarnya.

Diharapkan seluruh atlet Denpasar untuk tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan disiplin. Porjar adalah panggung pembentukan karakter dan mental juara. Porjar menjadi momentum penting dalam menjaring talenta muda berbakat yang bisa dibina menuju jenjang nasional dan internasional. Pencapaian medali memang penting, tapi yang utama adalah proses pembinaan berkelanjutan. Medali adalah buah dari semangat dan kerja keras.

“Kami juga berharap kepada para atlet dan pelatih untuk selalu menjaga kondisi kesehatan sehingga dapat berprestasi secara maksimal,” ujar Arya Wibawa.

Sementara, Kadis Dikpora Denpasar Anak Agung Gede Wiratama menyampaikan, Kontingen Kota Denpasar terdiri dari atlet, pelatih, dan official berjumlah 1.253 orang. Para atlet telah melaksanakan latihan dan pembinaan selama sebulan lebih.

“Beberapa lapangan atau venue-venue pertandingan yang ada di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, serta Kabupaten Tabanan yang akan dipergunakan cabang-cabang olahraga untuk berlaga,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, adapun cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porjar Bali tahun ini meliputi, cabang olahraga resmi, cabang olahraga gotong-royong, cabang olahraga gotong-royong murni dan cabang olahraga eksebisi.

Untuk cabang olahraga resmi di antaranya sepak bola, bola voli indoor, pencak silat hingga tinju. Cabang olahraga gotong royong di antaranya atletik, balap sepeda, judo, menembak, panjat tebing hingga karate. Cabang olahraga gotong royong murni di antaranya, cricket, catur, kabaddi, hingga woodball, dan untuk cabang olahraga eksebisi di antaranya rugby, xiangqi, hingga muaythai.

“Semua cabang olahraga yang dipertandingkan dan dilombakan pada Porjar Bali tahun ini baik yang cabang olahraga resmi, gotong-royong, dan cabang olahraga gotong-royong murni, medali juaranya diakui secara resmi dan diperhitungkan dalam menentukan peringkat kontingen Porjar,” ujarnya, menyampaikan. tri/nbc




Buka Turnament Voli, Wabup Tjok Surya Harapkan Setiap Desa Miliki Sarana Olahraga

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung I Made Satria membuka Tournamen Bola Voli Open ABDI WINANGUN CUP III bertempat di di GOR Abdi Winangun Desa Adat Gembalan Desa Selat, Klungkung, Rabu (28/5/2025). 

Ketua Panitia I Putu Dedy Suyana menyampaikan Turnament Bola Voli Open ABDI Winangun Cup III berlangsung kurang lebih selama 2 bulan yang diikuti oleh 32 tim berasal dari Kabupaten Klungkung, Karangasem, Bangli, dan Gianyar memperebutkan total hadiah Rp40 juta. 

Adapun Tujuan mengadakan Turnament Bola Voli Open ABDI Winangun Cup III antara lain, menggalakkan semangat generasi muda agar kedepannya olahraga voli di Klungkung dapat berkembang lebih baik dan sebagai penggalian dana Desa Adat Gembalan. 

Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mengapresiasi keberadaan lapangan voli yang terdapat di desa adat Gembalan. “Ini merupakan langkah inovatif, gagasan dan ide yang berani, bagaimana mengembangkan desa dengan potensi yang ada dan mengembangkan desa dengan membangun sarana olahraga yang merupakan hal yang luar biasa,” ujar Wabup Tjok Surya. 

Wabup Tjok Surya mengharapkan dengan adanya lapangan voli ini diharapkan masyarakat sekitar minimal dapat sehat jasmani dan rohani serta semoga melalui tempat ini tergali, terbentuk bibit-bibit, atlet-atlet yang potensial yang tentunya dapat berkiprah dikancah olahraga mewakili di Klungkung. 

Wabup Tjok Surya juga mengharapkan agar diseluruh desa dapat terbangun lapangan voli seperti ini. “Karena dalam visi misi kami, membangun sarana prasarana olahraga di masing-masing desa adalah tujuan dan impian kita bersama,” imbuh Wabup Tjok Surya. “Mari saksikan turnamen dengan baik, sebagaimana mestinya, junjung tinggi sportivitas,” Pesan Wabup Tjok Surya. 

Seusai memberikan sambutan, Wabup Tjok Surya bersama undangan terkait melakukan service bersama sebagai simbolis pembukaan turnamen bola voli. Pada pertandingan awal di turnament voli tersebut, mempertemukan antara Diwang VS Putra Kansas. 

Pada pembukaan turnament tersebut dihadiri Ketua Koni Anak Agung Gede Anom, Ketua Umum PBVSI Klungkung I Kadek Widya Sumartika, dan Forkompinda Kabupaten Klungkung. sug/nbc




Mantan Perbekel Dawan Kaler Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana BUMDes Kerta Laba

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Mantan Perbekel Dawan Kaler dan mantan Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kerta Laba, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, I Kadek Sudarmawa, divonis 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar pada Rabu (28/5/2025) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung, Dr. Lapatawe B. Hamka, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Tim Penuntut Umum yang terdiri dari I Made Dhama, S.H., I Made Adikawid Sanjaya, S.H., dan Agung Himawan, S.H., hadir dalam persidangan dengan agenda pembacaan putusan perkara korupsi pengelolaan dana BUMDes Kerta Laba tahun 2014–2020.

Majelis hakim menyatakan Kadek Sudarmawa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dalam amar putusannya, terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun, denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan, serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp825.958.000.

“Apabila uang pengganti tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa akan disita dan dilelang. Jika harta tidak mencukupi, akan diganti pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan,” jelas Kajari Klungkung.

Majelis hakim juga menetapkan bahwa terdakwa tetap ditahan serta menyita sejumlah barang bukti untuk keperluan perkara lain yang masih dalam penyidikan, termasuk kasus dengan tersangka I Gede Suteja Winatha dan I Wayan Suaba. Sementara itu, barang bukti senilai Rp297.673.000 yang berasal dari pinjaman Kredit Dana GSM dan UED, dirampas untuk negara sebagai bentuk pengembalian kerugian keuangan negara.

Dalam tuntutan yang sebelumnya dibacakan pada Kamis (8/5/2025), Jaksa Penuntut Umum sempat menuntut Kadek Sudarmawa dengan hukuman enam tahun penjara. Namun, jaksa menilai terdakwa lebih tepat dikenakan pasal 3 UU Tipikor karena terbukti menyalahgunakan wewenang guna menguntungkan diri sendiri maupun orang lain.

Meski demikian, majelis hakim memutuskan untuk memvonis terdakwa berdasarkan dakwaan primair pasal 2, dengan hukuman yang lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Atas putusan tersebut, baik pihak terdakwa maupun Tim Jaksa Penuntut Umum menyatakan masih pikir-pikir. “Kami akan mempelajari isi putusan dalam waktu tujuh hari untuk mempertimbangkan langkah hukum berikutnya, apakah sudah mencerminkan rasa keadilan di masyarakat atau belum,” ujar Kajari Lapatawe B Hamka. sug/nbc




Kasus Pengancaman oleh Pensiunan Guru Olga yang Viral, Ternyata Ini Masalahnya

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Satuan Reskrim Polres Klungkung telah melakukan pemeriksaan terhadap terlapor kasus pemgancaman dengan sajam di Jalan Plawa, Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung. Video pengancaman tersebut sempat viral di medsos, sampai akhirnya korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Klungkung.

Setelah dipanggil aparat, diketahui terlapor berinisial MS yang merupakan seorang pensiunan guru. Kasus pengancaman tersebut diduga dilatarbelakangi permasalahan keluarga. Terlebih antara terlapor dan korban masih ada hubungan kekerabatan.

Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono mengatakan, terlapor sudah diperiksa aparat kepolisian sebagai saksi. “Terlapor dulunya sebagai guru dan saat ini sudah pensiun,” ujar Agus Widiono, Rabu (28/5/2025).

Menurutnya status perkara ini masih dalam pengelidikan aparat. Penyidik masih perlu waktu untuk mengumpulkan sajam berupa arit yang digunakan mengancam korban/pelapor saat terekam video CCTV. “Penyidik juga masih mempelajari rekaman penuh CCTV saat kejadian dari pelapor,” ungkapnya.

Video pengancaman sajam tersebut terjadi di Jalan Plawa, Semarapura Klod, Sabtu (24/5/2025) dan viral di media sosial, Minggu (25/5/2025).

Saat kejadian, korban Ni Made Lastini hendak mengantar anak ke sekolah sekitar Pukul 07.10 Wita. Tiba-tiba datang seorang pria yang merupakan tetangga korban, melempar sabit. 

Tidak cukup sampai disana, suami korban juga sempat diancam dengan sabit. Video rekaman CCTV dari kejadian itu, sampai viral di media sosial. Hingga aparat turun tangan dan korban melaporkan kasus ini ke kepolisian. 

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Made Teddy Indra Permana memastikan bahwa terlapor pengancam sudah dilakukan pemeriksaan dan dia itu diketahui mengalami gangguan pendengaran telinganya jadi agak susah pendengarannya.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan yang bersangkutan ternyata mengalami gangguan pendengaran alias tuli. Kita tidak melakukan penahanan pada terlapor,” kilahnya. sug/nbc




Pedagang Tahu Tempe di Pasar Galiran Jadi Korban Hipnotis, Uang Rp500 Ribu Lenyap

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Seorang pedagang tahu tempe di Pasar Galiran Made Novi dari Banjar Gerombong, Desa Sampalan, Dawan, Klungkung menjadi korban hipnotis seorang wanita paruh baya berjilbab yang mengaku haji dari Kampung Gelgel, Minggu (25/5/2025)lalu.

Menurut penuturannya, dia mengatakan dirinya tidak menyangka bakal menjadi korban hipnotis seseorang karena sudah berjualan tahu tempe di Pasar Galiran selama puluhan tahun.

“Saya pada minggu 25/5/2025 yang lalu didatangi seorang wanita paruh baya memakai berjilbab. Dia mengaku seorang Haji dari Kampung Gelgel dia mau nitipkan belanjaannya  cuma berisi sayur sayuran dan belanjaan lainnya jumlahnya tidak seberapa,” jelas Made Novi .

Dijelaskan Novi saat itu dia bersumpah biar tidak selamat minta dipinjami uang sebesar Rp500 ribu alasan mau belanja dulu sebentar balik lagi usai belanja uangnya dikembalikan. Namun sial ditunggu tunggu sampai satu jam lebih, orang itu tidak datang. Ya baru saya curiga panik dan sempat cari ke tengah pasar namun orangnya tidak ada. “Panik dan saya lemas karena uang sebesar itu cukup besar bagi saya pedagang kecil ,” tutur Novi sedih, Selasa (27/5/2025).

Dia sangat berharap agar pihak kepolisian Klungkung, semoga oknum wanita penipu tersebut bisa segera ditangkap biar tidak ada korban lain lagi. “Saya menghidupi 2 anak kecil – kecil dan setiap hari mengais rejeki di Pasar Galiran ini. Suami juga berjualan sama tahu tempe tapi jualannya di Pasar Bangli,” ungkap Novi menyesal.

Terkait adanya peristiwa itu, Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Teddy Satria Permana Selasa (27/5/2025) menyatakan pihaknya sudah menurunkan tim/anggota menemui korban bu Novi di rumahnya menanyakan ciri – ciri orang yang menemuinya saat dihopnotis. “Apa hasilnya saat temui Bu Novi anggota belum melaporkan ciri – cirinya,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sujana. Dia menyatakan jajarannya sudah menurunkan tim untuk mendeteksi dan melakukan penyelidikan kasus tersebut. sug/nbc




Percepat Pengaspalan Jalan Lingkar Dawan, Bupati Satria Minta Pensertifikatan Lahan segera Dituntaskan

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Memenuhi harapan masyarakat terhadap pengaspalan jalan lingkar yang mencakup Desa Dawan Klod, Desa Dawan Kaler dan Desa Besan serta perbaikan beberapa saluran irigasi di jalur ini.

Bupati Klungkung I Made Satria berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat pensertifikatan lahan jalan, dalam rapat koordinasi terbatas yang diadakan di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin (26/5). Pensertifikatan lahan diperlukan terlebih dahulu agar Pemda dapat segera mengerjakan pengaspalan jalan tersebut.

Dalam rapat tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria meminta Kepala Dinas PUPR Kabupaten Klungkung I Made Jati Laksana untuk segera direalisasikan jalan itu, karena masyarakat Dawan Kaler, Dawan Klod dan Besan sudah menunggu-nunggu jalan itu untuk solusi akses lebih lancar termasuk normalisasi saluran irigasi. 

“Apapun yang muncul nanti terkait mengenai persoalan ini agar dapat diselesaikan dengan mekanisme yang ada sehingga proses pengaspalan jalan melingkar dapat segera terealisasikan dan kepada para Kepala Dinas yang membidangi agar dapat segera melakukan hal-hal yang patut dilakukan sehingga proses ini dapat segera berjalan,” imbuh Bupati Satria.  

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Klungkung, Made Jati Laksana, menyampaikan Panjang jalan lingkar tersebut 3,7 Km dengan lebar jalan 6 meter. Jalan tersebut akan diaspal dengan perkiraan biaya kurang lebih Rp7,4 milyar dan sudah diusulkan untuk masuk ke BKK Provinsi Bali TA 2026.   sug/nbc




Klungkung Kejar Target Peringkat 4 Dalam Porsenijar Tingkat Provinsi Bali

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Pekan olah raga pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2025 akan dilaksanakan 31 Mei-5 Juni 2025 mendatang. Dalam agenda tersebut, Kabupaten Klungkung melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung mengirimkan 576 orang peserta. Terdiri dari 490 atlet, 69 pelatih/official dan 17 panitia.

Pelepasan atlet dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra bersama Ketua DPRD Klungkung yang sekaligus Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, Selasa (27/5/2025).

Dalam kesempatan itu, Anak Agung Gde Anom mengatakan dengan 490 orang atlet harus berjuang maksimal untuk membela Klungkung dalam pertandingan yang diikuti. 

“Kemudian untuk para pelatih, bagaimana membimbing dan mengarahkan para atletnya agar apa yang dilatih selama ini hasilnya maksimal dan bisa juara, tidak hanya itu perhatikan atlet selama kegiatan berlangsung agar tidak kelelahan,” jelasnya.

Sedangkan untuk panitia/ official benar-benar melaksanakan tugasnya, sehingga tidak ada atlet yang terbengkalai, khususnya untuk tempat dan kebutuhan makan minum mereka. 

“Semua wajib semangat dan memberikan motivasi positif, agar apa yang dicita-citakan untuk juara bisa diwujudkan,” tambahnya. Selain itu kata dia, hasil pertandingan juga menjadi bekal pada ajang Porprov 2025 mendatang. 

Sebelumnya Kadisdikpora Klungkung, I Ketut Sujana mengatakan tahun 2024 Kabupaten Klungkung menempati peringkat ke 5 dari Sembilan Kabupaten atau Kota di Bali. 

“Selama ini pembinaan olahraga di Kabupaten Klungkung sudah berjalan dengan baik, berbagai trayout dilakukan di daerah dan pembinaan dimasing-masing cabang olah raga, target kami tahun ini ada di peringkat 4 Bali,” katanya.

Pembiayaan pengiriman kontingen bersumber dari APBD Kabupaten Klungkung melalui Disdikpora dan dana Hibah dari KONI Kabupaten Klungkung tahun 2025. sug/nbc




Disoroti Kumuh, Pemkot Kini Bergegas Tata Total Kawasan Pasar Kreneng

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Rapat tersebut turut dihadiri oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi, Plt. Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara, serta Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata.

Penataan kawasan ini mencakup langkah jangka pendek berupa relokasi sementara pedagang, hingga langkah jangka panjang berupa integrasi fungsi terminal dengan pengelolaan pasar oleh Perumda Pasar.

Walikota Jaya Negara menegaskan agar dilakukan sosialisasi terkait dengan rencana penataan menyeluruh kawasan Pasar Kreneng. Hal ini berkaitan dengan persiapan relokasi pedagang, pembentukan tim penataan, hingga langkah penataan didasarkan pada regulasi yang memperjelas fungsi kawasan, khususnya fungsi terminal dan pasar.

“Penataan ini harus dilakukan dengan regulasi yang matang, sehingga memiliki dasar hukum dan teknis yang jelas. Komitmen kami adalah menciptakan kawasan pasar yang lebih tertata, baik dari sisi estetika maupun fungsi pedagang dan area parkir,” ujarnya.

Jaya Negara juga memperhatikan pentingnya penataan lahan parkir guna menunjang wajah estetika kawasan pasar. Fungsi terminal yang selama ini berubah menjadi pasar senggol juga akan dikembalikan sesuai peruntukannya dengan penataan yang lebih terstruktur.

Dalam rapat tersebut, Kadis Perhubungan Kota Denpasar diminta segera menyusun kajian teknis dan rancangan regulasi hukum, yang nantinya akan dikoordinasikan bersama Bagian Hukum.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lokasi relokasi akan menaikkan pedagang pagi yang saat ini berjualan di pelataran ke dalam area pasar. Dengan demikian, halaman pelataran dapat difungsikan sebagai lahan parkir.

“Saat ini gedung los tengah sedang dalam proses pembongkaran dan pembersihan untuk menyiapkan ruang bagi pedagang yang selama ini berjualan di area terminal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pedagang malam yang tergabung dalam Unit Angsoka atau dikenal sebagai Pasar Senggol juga tetap menjadi perhatian pihaknya. “Seluruh pelaku UMKM perlu kita ayomi dan fasilitasi bersama,” tegasnya. Dengan penataan ini, diharapkan Pasar Kreneng dapat menjadi kawasan yang lebih nyaman, tertib, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara optimal. tri/nbc




Dinas Pariwisata Gelar Sertifikasi Kompetensi, Sasar Tenaga Kerja Bidang Hotel dan Restoran

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Dinas Pariwisata menggelar uji kompetensi sertifikasi bagi tenaga kerja bidang hotel dan restoran. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing SDM Kota Denpasar ini digelart di Kampus IPB Internasional pada Sabtu (24/5) dan Minggu (25/5) lalu.

Hadir pada kesempatan itu, Rektor Institut Pariwisata dan Bisnis International, I Made Sudjana sekaligus sebagai Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Bali Internasional yang melaksanakan Uji Kompetensi bagi 170 tenaga kerja tersebut, Perwakilan PHRI Kota Denpasar serta pimpinan dan Human resources Hotel dan Restoran di Kota Denpasar dan para peserta Uji Kompetensi.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Putu Riyastiti, mengatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi di Kota Denpasar. Dimana, melalui kegiatan ini, SDM pariwisata mendapatkan pengakuan atas kompetensi yang dimiliki serta sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata guna menciptakan pariwisata yang lebih berkulitas di Kota Denpasar.

“Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata hadir untuk mendorong perluasan kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, akedemisi, pihak industri, dan lembaga sertifikasi kompetensi untuk bersama meningkatkan kualitas layanan dalam industri pariwisata” katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede Suyasa, dalam laporannya menyampaikan ada 6 (enam) skema yang diujikan antara lain Skema Receptionist, Skema Commis, Skema Commis Pastry, Skema Waiter/waitress, Skema Room Attendant dan Skema Public Area bagi SDM yang bekerja di Hotel dan Restoran di Kota Denpasar. Seluruh kegiatan ini dibiayai dalam APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2025. “Semoga kedepan melalui pelatihan dan sertifikasi profesi, SDM Kota Denpasar terus tumbuh dan berdaya saing global, serta pariwisata di Kota Denpasar semakin maju,” ujarnya. tri/nbc




60 Film akan Diputar Dalam Bali Internasional Film Festival 2025. Denpasar Jadi Tuan Rumah

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Organisasi Bali International Film Festival (Balinale) akan menggelar Festival Tahunan Ke-18 yang berlangsung di Pulau Dewata Bali pada tanggal 1-7 Juni 2025 mendatang, tepatnya berlokasi di Mall Icon Bali dan The Meru Hotel, kawasan Sanur.

Demikian disampaikan Founder Balinale, Deborah Gabineti saat betatap muka langsung dengan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan audensi di Kantor Walikota Denpasar, Senin (26/5).

Pada pertemuan tersebut, Deborah juga menjelaskan, dalam acara festival tahun ini diperkirakan sekitar 60 Film akan diputar di Mal Icon Bali.

“Kurang lebih mungkin 60 film, ada seperti film pendek dan dokumenter yang dipilih berdasarkan bagaimana alurnya, ceritanya, detailnya, pesannya, dan gaungnya untuk banyak orang. Sampai saat ini diperkirakan sudah ada hingga 1500 film dari 35 negara yang mendaftar untuk dikurasi pada Balinale 2025,“ terang Deborah.

Lebih lanjut, Deborah juga menambahkan, berkaca dari penyelenggaraan Balinale pada beberapa edisi sebelumnya, kegiatan ini juga memiliki dampak terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali khususnya Denpasar.

“Dampaknya sangat besar karena menyangkut industri lain yang terhubung, contohnya film Eat, Pray, and Love yang sejak 2010 tapi terus bergema dan sekarang orang jadi ke Bali, jadi film menyebabkan efek ganda,” imbuh Deborah.

Untuk informasi, Festival Film Balinale sudah bergulir sejak 2007 silam. Dengan menyajikan beragam film, termasuk film pendek, dokumenter, film naratif, serta karya eksperimental.Tiap tahun bermacam film karya sineas berbagai negara didaftarkan dalam Balinale. Nantinya penyelenggara akan memilih antara 60-80 film yang terseleksi untuk ditayangkan.

Deborah selebihnya menyampaikan bahwa pengakuan dunia internasional terhadap Balinale juga berkat dukungan dari para mitra seperti, Asian Film Awards Academy, Motion Picture Association, American Film Showcase, serta Sundance Institute Film Forward.

“Balinale juga berkolaborasi dengan Hong Kong International Film Festival, Berlinale Spotlight Generation, Asia Pacific Screen Awards, Asian Film Commissions Network, dan The Juilliard School,“ ucap Deborah.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyambut positif tentang kegiatan festival film internasional yang sudah rutin berlangsung di Bali tersebut. Kegiatan festival film internasional ini dinilai senada dengan upaya Pemkot Denpasar yang menjadi tuan rumah untuk menerapkan transformasi pada sektor pendamping wisata, yakni ekonomi kreatif dan digital.

“Ini sesuatu yang harus kita syukuri bahwa di Denpasar ada inisiatif bahkan dari belasan tahun, daerah lain bahkan mengidamkan mereka punya festival film internasional,” katanya. tri/nbc