Bali Darurat Sampah, Ini Langkah Gubernur Koster Atasi Gunungan Sampah di TPA Suwung

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Koster melihat langsung dan menyerap sejumlah persoalan urgent (penting dan mendesak,red) yang harus segera dituntaskan. Koster akan melaporkannya kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofig yang rencananya meninjau langsung TPA Suwung, pada Selasa (27/5/2025).

Selain melihat langsung kondisi di TPA, Koster juga mendapat penjelasan dari Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DKLH Bali Ni Made Armadi. Dihadapan Gubernur dua periode ini, Armadi menyampaikan terkait kompleksnya persoalan yang dihadapi TPA Suwung. Pihaknya kesulitan saat musim hujan dan ketika mengalami kerusakan alat pengolahan sampah.

“Apalagi saat hujan, truk pengangkut harus antre. Itu sering menimbulkan masalah di lapangan,” ujarnya. 

Selain tumpukan sampah, Made Armadi juga menyinggung kurang optimalnya pengolahan air lindi karena kerusakan alat. Hal itu kemudian menimbulkan dampak serius yaitu perembesan lindi ke hutan bakau dan mematikan sejumlah pohon bakau pada beberapa area.

Untuk diketahui, gunung sampah TPA Suwung yang terletak di kawasan Denpasar Selatan, telah menjadi isu lingkungan utama di Bali. TPA seluas 32,4 hektare ini menghadapi tantangan serius terkait daya tampung dan pencemaran lingkungan. 

Menjawab berbagai tantangan tersebut, Pemprov Bali saat ini tengah gencar mendorong kesadaran dan peran aktif masyarakat guna mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber.

Guna mempercepat penuntasan persoalan TPA Suwung, Gubernur Bali Wayan Koster turun meninjau langsung lokasi. Pemprov Bali memfokuskan peninjauan pada gunungan sampah yang kian meninggi.

 Akibat kurang optimalnya program pemilahan di tingkat rumah tangga, TPA ini menjadi penampungan berbagai macam sampah yang bercampur menjadi satu hingga makin sulit untuk diolah. 

Gubernur Koster yang didampingi Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, menginformasikan bahwa persoalan krusial TPA Suwung telah mendapat perhatian pemerintah. 

Ia menyampaikan bahwa Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofig diagendakan melaksanakan peninjauan pada Selasa (27/5/2025). Berbagai persoalan itu nantinya akan disampaikan kepada Menteri LHK agar bisa segera dituntaskan.

Pada hari yang sama, Gubernur Koster didampingi Kadisnaker dan ESDM Bali Ida Bagus Setiawan serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Ida Bagus Surja Manuaba juga meninjau lokasi terminal Terminal Liquefied Natural Gas (LNG). tha/nbc




Aksi Konvoi Tanpa Helm Tengah Malam, Netizen Ramai-ramai Tag Polres Klungkung agar Ditindak

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Sebuah akun TikTok dengan nama pengguna @antigedorbalimilitan1310 mendadak viral setelah mengunggah sejumlah video yang memperlihatkan aksi konvoi sekelompok anak muda tanpa menggunakan helm di kawasan pusat Kota Semarapura, Klungkung. 

Akun tersebut telah memiliki 896 pengikut dan 5.550 like. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sejumlah pemuda mengendarai sepeda motor secara beriringan, tanpa alat pelindung kepala, bahkan beberapa di antaranya tampak menggeber kendaraan dengan kecepatan tinggi. 

Aksi tersebut oleh nitizen dinilai membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.Unggahan video itu pun memancing banyak komentar dari netizen. Mayoritas warganet menyayangkan aksi ugal-ugalan para pemuda tersebut dan menyebutnya sebagai contoh buruk bagi generasi muda.

Bahkan, tidak sedikit pengguna TikTok yang menandai akun resmi Polres Klungkung di kolom komentar. Warganet berharap agar aparat kepolisian segera menindak aksi yang dinilai meresahkan masyarakat tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Klungkung terkait aksi konvoi tersebut.

“Namun, warganet berharap video yang sudah terlanjur viral itu bisa menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas serta ketertiban di ruang publik,” sebut warganet mengingatkan. sug/nbc




POLPRADESTA Batununggul Tegur Pengusaha Laundry. Gegara Ini

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Satpol PP Klungkung mulai implementasikan Perda nomor 2 tahun 2014 untuk melakukan penertiban dan penindakan diwilayah Kabupaten Klungkung. Hal itu ditegaskan Kasatpol PP/ Damkar Klungkung Dewa Putu Suarbawa, Senin (26/5/2025).

Menurut dia, bahwa ada penugasan dua anggota POLPRADESTA Batununggul, Wayan Juniarta dan Nyoman Sukarta, melakukan giat pembinaan pada Senin, 26 Mei 2025, dengan memberikan peringatan kepada salah satu pengusaha laundry yang menjemur pakaian di atas trotoar di wilayah Kecamatan Nusa Penida.

Kegiatan pembinaan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan ketertiban umum dan pemanfaatan fasilitas umum sesuai peruntukannya. Trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki diketahui dimanfaatkan oleh pihak laundry sebagai tempat menjemur pakaian, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami memberikan teguran secara persuasif dan mengingatkan pemilik usaha agar tidak lagi menggunakan trotoar untuk keperluan pribadi,” ujar Wayan Juniarta anggota Satpol PP yang ada di lokasi.

Lebih jauh menurut Nyoman Sukarta menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat di Nusa Penida, khususnya pelaku usaha, agar turut menjaga ketertiban dan tidak melanggar aturan yang berlaku.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban umum dapat terus meningkat, serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi seluruh warga.

Terkait penugasan 2 orang anggotanya tersebut Kasatpol PP / Damkar Klungkung Dewa Putu Suarbawa Senin (26/5/2025) menyatakan bahwa mereka adalah Poldresta. Dimana Poldresta itu adalah Polisi Pamong Praja Desa Wisata yang sedang melakukan penertiban adanya penjemuran di atas trotoar diseputar Desa Batununggul.

“Petugas Pol PP/ Poldresta di Desa Batununggul, Nusa Penida  sedang melakukan penertiban diatas trotoar desa wisata sesuai dengan Perda nomor 2  tahun 2014 tentang keterntuan umum . Mereka itu melakukan penjemuran pakaian yang tidak sesuai dengan peruntukan trotoar karena tidak untuk itu, dimana pengusaha loundry melakukan penjemuran pakaian yang tidak sesuai dengan peruntukan dimana trotoar untuk pejalan kaki,” kilahnya.

Disamping itu menurutnya Pol PP ditugaskan disetiap desa wisata penertibannya belum optimal melakukan pengawasan dan penertiban. “Karena itu setiap desa wisata  ditempatkan satu orang petugas Satpol PP / Poldresta untuk menjaga ketertiban dan pengawasan di semua desa wisata yang ada di Kabupaten Klungkung,” pungkasnya. sug/nbc




Pemda Klungkung Sambut Positif Tokoh Warga Nusa Penida Sumbang Tanahnya untuk Jalan

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Spontanitas tokoh dan warga Nusa Penida Ketut Leo Waringin untuk melakukan perbaikan dan pelebaran jalan di Nusa Penida mendapatkan respon positif warga termasuk pengusaha.

Masyarakat Klungkung pantas memberi apresiasi setinggi tingginya bagi para donatur baik perorangan dari masyarakat maupun pengusaha karena semua yang dilakukan itu demi kepentingan pembangunan Klungkung 

Untuk mewujudkan niat tersebut Ketut Leo sekaligus Pengusaha Proferti di Nusa Penida merembugkan niat positif tersebut dengan Bapak Johan juga pengusaha yang ada di Nusa Penida.

Menurut Ketut Leo Waringin mereka melakukan diskusi terkait pelebaran akses jalan utama dari Banjar Sumpang Desa Bunga Mekar menuju Objek Pariwisata andalan Broken Beach. Karena niat mereka membantu perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan di Nusa Penida dengan memyumbangkan tanah pribadinya.

Ketut Leo mengajak sekaligus mendorong rekan pengusaha Bapak Johan juga menghibahkan tanah pribadi untuk dijadikan jalan ke obyek wisata terkenal tersebut. “Proses pelebaran jalan sudah mulai dikerjakan dan pembiayaannya pun dari dana pribadi,” ungkap Ketut Leo Waringin di medsos.

Sementara itu menyikapi niat tulus Ketut Leo Waringin dan Pengusaha Johan di Nusa Penida ini mendapatkan apresiasi positif dari Kadis PUPR Klungkung Made Jati Laksana.

Menurut dia, jalan akses dari sompang menuju broken beach yang kondisinya masih tanah sangat memprihatinkan, sejak lama Pemkab Klungkung ingin menangani jalan tersebut agar wisatawan nyaman mengunjungi destinasi wisata tersebut.

Tapi menurut Jati Laksana, karena terbentur aset (milik pribadi) Pemkab Klungkung belum bisa menangani, segala upaya telah dilakukan agar jalan tersebut bisa menjadi aset Pemkab Klungkung tetapi tidak membuahkan hasil.

“Bapak bupati sangat ingin mewujudkan jalan tersebut dan dengan bantuan serta dukungan bapak Ketut Leo yang bisa mengkomunikasikan dengan pemilik lahan dimana pemilik lahan bersedia menyerahkan tanahnya untuk jalan.

Untuk itu Pemkab Klungkung langsung menyambut baik hal tersebut dan segera mulai melakukan pendataan untuk dapat dimasukkan menjadi aset Pemkab Klungkung agar bisa menangani jalan tersebut,” ungkap Made Jati Laksana. sug/nbc




Bupati Satria Pastikan Jalan Rusak di Desa Pejukutan segera Ditangani

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Usai menyerahkan santunan sosial kepada anak yatim piatu, Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Camat Nusa Penida Kadek Yoga Kusuma meninjau jalan Rusak di Desa Pejukutan Nusa Penida, Minggu (25/5) lalu. Bupati Satria dihubungi membenarkan peninjauan jalan rusak di Pejukutan Nusa Penida, Senin (26/5/2025).

Menurut dia, perbaikan jalan di Nusa Penida juga menjadi prioritas utama, terutama jalan menuju destinasi wisata, dan ditangani dengan pendekatan skala prioritas.

Adapun jalan yang ditinjau di Desa Pejukutan yakni di ruas Jalan dari Pertigaan Pelilit Desa Pejukutan menuju Tebe sampai Watas Desa Tanglad, Jalan menuju Dusun Cemlagi De Pejukutan. Dari tinjauannya ternyata ruas jalan tersebut masih ada kendala yakni tanpa status.

 “Saya menugaskan kepada Perbekel Desa Pejukutan dan Perbekel Desa Tangglad untuk segera merubah status jalan menjadi status jalan Kabupaten dan pembebasan lahan menjadi 6 sampai 9 meter, sehingga segera bisa ditangani,” pintanya.

Sedangkan ruas jalan menuju Dusun Cemlagi Desa Pejukutan ini sudah masuk usulan, karena status jalanya sudah masuk jalan kabupaten dan sudah diusulkan di BKK Provinsi di tahun 2026 sudah bisa terealisasi. 

Pemkab Klungkung berkomitmen untuk mengatasi jalan rusak di Nusa Penida, dan sedang melakukan perbaikan jalan di tahun ini. Tahun ini untuk di Desa Pejukutan sudah ada pemeliharaan di Jalan Induk dari Kantor Desa menuju objek objek wisata yang ada di Desa Pejukutan. “Segala prioritasnya kami akan tuntaskan mulai infrastruktur jalan dan pemenuhan air bersih di Nusa Penida,” ujar Bupati Satria. sug/nbc




Ini Dia Tiga Sekehe Gong Kebyar Duta Denpasar Siap Tampil Terbaik di PKB XLVII Tahun 2025

NARASIBALI.COM, DENPASAR- Parade Gong Kebyar hingga saat ini masih menjadi salah satu penampilan yang paling dinanti penonton dan penikmat Pesta Kesenian Bali (PKB). Karenanya, guna memantapkan penampilan, Tiga Sekeha Gong Kebyar yang akan menjadi Duta Kota Denpasar pada Utsawa (Parade) Gong Kebyar Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2025 mengikuti pembinaan dari Tim Kesenian Provinsi Bali  di Wantilan Pura Dalem Suda, Desa Sidakarya pada Minggu (25/5).

Dimana, tiga barungan Gong Kebyar yakni Sekeha Gong Kebyar Dewasa Bandana Sidhi Gurnita, Desa Adat Sidakarya, Sekeha Gong Kebyar Anak-Anak Rare Bandrang Cakra, Br. Minggir, Kelurahan Padangsambian dan Sekeha Gong Wanita Semara Budaya, Br. Badak Sari, Desa Sumerta Kelod.

Pembinaan Tiga Duta Gong Kebyar Duta Kota Denpasar ini dihadiri langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra. Tampak pula Tim Kesenian Provinsi Bali dan Tim Kesenian Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi atas berbagai persiapan yang dilaksanakan duta kesenian Kota Denpasar, khususnya Tiga Sekeha Gong Kebyar Duta Kota Denpasar ini. Dimana, selain berbagai kesenian lainya, gong kebyar menjadi salah satu penampilan yang dinanti.

“Tadi kita saksikan penampilanya sudah maksimal, tentu kami berharap seluruh duta kesenian Kota Denpasar yang akan berlaga di PKB, termasuk Tiga Sekeha Gong Kebyar ini dapat terus berlatih maksimal dan tentunya menjaga penjiwaan, emosi serta konsistensi penampilan, sehingga saat pentas nanti dapat memberikan hasil yang maksimal, dan yang tak kalah penting tetap menjaga kesehatan,” jelasnya

Arya Wibawa juga  menekankan bahwa catatan penting dalam pembinaan agar ditindaklanjuti sebaik mungkin. Sehingga dalam penampilan nanti dapat sesuai dengan pakem, uger-uger serta pembawaan seni itu sendiri. Termasuk juga kriteria yang menjadi syarat pementasan di PKB Tahun 2025 ini.

“Jadi masukan-masukan yang diberikan oleh Tim Pembina Provinsi agar ditindaklanjuti untuk maksimalnya penampilan nanti, selamat berlatih, Semangat Denpasar,  berikan hasil yang terbaik dan maksimal, serta tetap jaga kesehatan,” ujarnya

Sementara, Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan, sajian Gong Kebyar Kota Denpasar tahun ini secara umum sama dengan tahun sebelumnya. Dimana, ketiganya akan mebarung dengan duta kabupaten lainya di Bali.

“Iya untuk tahun ini kembali mebarung, mebarung bersama kabupaten lainya, tentu ini menambah semangat dan semarak pelaksanaan PKB XLVII Tahun 2025 ini,” ujarnya

Dikatakanya, adapun materi yang akan dibawakan yakni Sekeha Gong Kebyar Dewasa Bandana Sidhi Gurnita, Desa Adat Sidakarya akan membawakan Tabuh Lelambatan Kreasi Tabuh Nem Tunjur, Tari Kreasi Parama Sidha Sidhi dan Pragmentari berjudul Sabaa.

Selanjutnya, Sekeha Gong Kebyar Anak-Anak Rare Bandrang Cakra, Br. Minggir, Kelurahan Padangsambian akan membawakan Tabuh Kreasi Pepanggulan Tapa Rare, Tari Kreasi Merak Angelo, dan Dolanan Memedi-Median.

Sedangkan Sekeha Gong Wanita Semara Budaya, Br. Badak Sari, Desa Sumerta Kelod akan membawakan Tabuh Telu Pepanggulan Semara Muni, Tari Wiranjaya dan Sandya Gita Suwak Warak.

“Mari kita maksimalkan sisa waktu yang ada untuk menindaklanjuti masukan dan saran Tim Konsultan Seni untuk menyempurnakan karya dan penampilan nantinya, semangat berikan yang terbaik,” jelasnya.

Untuk diketahui, Sekeha Gong Kebyar Dewasa Bandana Sidhi Gurnita, Desa Adat Sidakarya akan tampil mebarung bersama Duta Kabupaten Tabanan pada Rabu, 9 Juli 2025 mendatang. Selanjutnya, Sekeha Gong Kebyar Anak-Anak Rare Bandrang Cakra, Br. Minggir, Kelurahan Padangsambian akan mebarung dengan Duta Pendamping pada 25 Juni 2025. Sedangkan Sekeha Gong Wanita Semara Budaya, Br. Badak Sari, Desa Sumerta Kelod akan mebarung dengan Duta Kabupaten Klungkung pada 30 Juni 2025. tri/nbc




Perayaan Sanipata Waisak PERMABUDHI Bali 2025 Dimeriahkan Pentas Seni dan Budaya

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, menghadiri Perayaan Sanipata Waisak 2569 BE/Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Bali pada Minggu (25/5) di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar.

Perayaan berlangsung khidmat dan semarak dengan kehadiran berbagai tokoh penting, di antaranya Bante Nyanasila Thera, para sulinggih, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, anggota DPD RI Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra beserta istri, serta para pimpinan FKUB, MDA Bali, vihara, dan kelenteng se-Bali.

Sekda Alit Wiradana yang hadir mewakili Walikota Denpasar menyampaikan bahwa perayaan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama, khususnya di Kota Denpasar.

“Terlebih, kegiatan ini diisi dengan pertunjukan seni dan drama tari yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keharmonisan lintas umat di Denpasar,” ujar Alit Wiradana.

Sementara Ketua PERMABUDHI Bali, Hery Sudiarto, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tema yang diangkat tahun ini adalah “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia.” Tema tersebut mengajak umat untuk merefleksikan ajaran Sang Buddha mengenai kedamaian batin yang berlandaskan sila (moralitas) dan prajna (kebijaksanaan) sebagai fondasi dalam hidup berbangsa dan bernegara, khususnya dalam konteks keberagaman di Indonesia.

“Sanipata Waisak, yang berarti pertemuan agung dalam sukacita, menjadi simbol persatuan umat Buddha dari berbagai sekte dan aliran yang merayakan Dharma secara bersama-sama,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini, serta berharap Sanipata Waisak dapat digelar setiap tahun sebagai wujud nyata persaudaraan dan kebersamaan umat Buddha.

“Semoga semangat Sanipata Waisak ini menjadi tonggak dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui harmoni dan welas asih yang tanpa batas,” pungkasnya. tri/nbc




Heboh di Medsos, Seorang Bawa Sajam Ancam Warga di Semarapura Klod Klungkung

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Video pengancaman dengan senjata tajam yang viral di media sosial (Medsoso) membuat geram warga Klungkung. Tidak itu saja Hal tersebut malah menuai banyak kritik dari masyarakat, dan polisi diminta untuk segera bertindak cepat menangani kasus tersebut.

Dalam video tersebut, tampak seorang pria berbaju oranye dengan membawa sajam berupa sabit seraya mengacung ngacungkan keatas seperti menantang, berdebat dengan seorang ibu-ibu. Bahkan saat itu, ibu-ibu tersebut membonceng anaknya yang hendak berangkat ke sekolah.

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata kejadian tersebut terjadi di kawasan Jalan Plawa, Kelurahan Semarapura, Klod, Klungkung. Kejadian tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono.

Aparat kepolisian saat melakukan pengecekan di rumah korban yang diancam. Sumber Foto: sug/nbc

Menurut AKP Agus Widiono  menjelaskan, kasus tersebut telah ditindaklanjuti oleh kepolisian dan petugas sudah ke TKP.

Mendapatkan informasi tersebut, aparat langsung menyambangi lokasi kejadian untuk meminta keterangan dari korban. Selain itu aparat juga langsung mengawal korban untuk membuat laporan ke SPKT Polres Klungkung.

“Peristiwa tersebut sudah ditangani piket reskrim Polres Klungkung,” ujar Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono, Minggu (25/5/2025).

Namun media masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terkait siapa pelakunya dan siapa korbannya. sug/nbc




Bupati Satria Bersama PYP Group Serahkan Bantuan Anak Yatim Piatu di Nusa Penida

NARASIBALI.COM, NUSA PENIDA – Sebagai bentuk perhatian pada nasib anak-anak yatim piatu, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Peduli Yatim Piatu (PYP) Group menyerahkan santunan sosial ke pada anak yatim piatu dan paket sembako kepada lansia di Nusa Penida, Minggu (25/5). 

Penyerahan diawali di Kantor Camat Nusa Penida kepada lansia sebanyak 5 orang dilanjutkan kepada anak yatim piatu yakni, I Kadek Wisnu Tirta Wiguna Banjar Mentigi Desa Batununggul Ni Putu Sumartini, Ni Kadek Puspita Dewi, I Komang Radhika Priya Paramana di Dusun Adegan, Desa Ped Kecamatan Nusa Penida. 

Bupati Satria yang juga selaku anggota PYP Group mengatakan, Peduli Yatim Piatu (PYP) Group bergerak untuk membantu anak yatim piatu dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. 

“Kita berharap anak anak ini tidak putus sekolah dan pemerintah hadir tuntaskan kemiskinan dan anak anak yang putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikannya, karena pendidikan salah satu modal dasar untuk meniti karir kedepannya,” jelas Bupati asal Banjar Ped Nuda Penida ini. 

Dirinya juga berharap bantuan ini bisa membantu dan bisa menjamin keberlangsungan pendidikan mereka. “Gunakan uang santunan ini untuk keperluan disekolah, beli buku, pakian dan sepatu,” ujar Bupati Satria didamping Camat Nusa Penida, I Kadek Yoga Kusuma

Peduli Yatim Piatu (PYP) Group ini menyerahkan bantuan berupa sembako, dan bantuan uang sekolah Rp1,6 juta kepada masing-masing anak. sug/nbc




Asyik Mancing Dibibir Tebing, Terpeleset Hilang Jatuh ke Laut

NARASIBALI.COM, NUSA PENIDA – Warga Parangan Jepang Ceningan dibuat eboh debgan adanya seorang pemancing yang diduga terjatuh ke laut saat memancing di pinggir tebing. Rofinus Gheda Piku (48) berangkat memancing dengan membawa sepeda motor vario, Jumat (23/5/2025) sekitar pukul 20.00 Wita.

Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta dihubungi Minggu 25/5/2025 membenarkan peristiwa adanya seotang warga pemancing hilang saat asyik memancing dibibir tebing Parangan Jepang di Ceningan.

“Ya benar seorang pemancing hilang saat mancing di bibir tebing Parangan Jepang dikawasan Nusa Ceningan. Korban masih dicari sampai saat ini oleh tim pencari,” ungkapnya.

Sementara itu menurut keterangan dari salah seorang saksi bahwa hingga pagi hari Piku tak kunjung kembali. Ketika saksi memeriksa ke lokasi, kecurigaannya semakin diperkuat dengan penemuan motor dan selanjutnya ia memeriksa seluruh sekitaran tebing dan menemukan satu buah mantel dan alat pancing. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar baru menerima informasi kejadian tersebut pada hari ini, Sabtu (24/5/2025) pukul 12.10 Wita.

“Laporan kami terima dari Bapak Kusuma, Polsek Nusa Penida, mengungkapkan adanya pemancing yang jatuh ke laut di Parangan Jepang Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. 

 Menindaklanjuti laporan itu, diberangkatkan 4 personel Unit Siaga SAR Nusa Penida menuju lokasi dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). 

Setelah sorti pertama pencarian, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan Rofinus Gheda Piku. Menurut keterangan dari koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara, kondisi cuaca di lokasi cerah berawan, namun alun di area pencarian bisa mencapai 3 meter.

 “Ketika proses air surut arus sangat kencang mengarah barat daya dari lokasi kejadian,” ungkap Cakra Negara. 

Selain personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida, operasi SAR turut melibatkan Pos AL Nusa Penida, Polsek Nusa Penida, Sube Sektor Lembongan, Babinsa Desa Lembongan, pihak keluarga dan masyarakat setempat. sug/nbc




Pemkot Denpasar Jadwalkan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 3926 PPPK TA 2024 Tahap Pertama 1 Juni 2025

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar telah menetapkan jadwal Pelantikan dan Pengambilan Sumpah untuk 3926 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran (TA) 2024 Tahap Pertama, yang akan dilaksanakan pada Minggu, 1 Juni 2025 mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Kesaktian Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana saat ditemui di kantornya, Jumat (23/5). Dalam keterangannya, Wayan Sudiana mengatakan, sama dengan pelantikan lainnya, prosesi akan diawali dengan Mejaya-Jaya di hari yang sama, khusus untuk pegawai yang beragama Hindu.

Sedangkan Gladi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah, akan dilaksanakan pada hari Jumat (30/5). Adapun lokasi pelaksanaan acara ini direncanakan akan diadakan di Titik Nol Kilometer Kota Denpasar, kawasan Lapangan Puputan Badung.

“Untuk tahapan 1, sebanyak 3926 orang PPPK akan ikut dalam proses pelantikan dan pengambilan sumpah yang diawali dengan Mejaya-Jaya untuk pegawai yang beragama Hindu,” katanya.

Wayan Sudiana kemudian menambahkan, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah PPPK yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, tentu memuat maksud dan tujuan tertentu. Salah satunya adalah, sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila pada setiap pengabdian yang harus dimiliki oleh para PPPK yang merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Momentum ini kita harapkan akan menjadi refleksi dan titik semangat baru pengabdian para PPPK dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila,” ungkapnya.

Sebagai informasi, berkaitan dengan kegiatan pelantikan ini, pihak BKPSDM Kota Denpasar juga telah merilis Surat Keputusan (SK) PPPK, yang dapat diunduh secara online oleh setiap calon pegawai mulai tanggal 23 Mei 2025. tri/nbc




Kota Denpasar Raih Penghargaan Nasional SPM Awards 2025 dari Kemendagri

NARASIBALI.COM, JAKARTA – Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dan diterima langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Gedung Serbaguna Kantor Ditjen Bangda Kemendagri RI, Jumat (23/5/2025).

Dalam kesempatan ini Wali Kota Jaya Negara juga didampingi Kabag Pemerintahan dan Otda Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana.

Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dalam arahannya mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada pemerintah daerah yang meraih penghargaan terbaik dalam SPM Award Tahun 2025 ini.

“Penerapan Standar Pelayanan Minimal ini merupakan suatu hal yang penting dan kewajiban dari Pemerintah Daerah kepada masyarakat.

Penghargaan ini penting untuk diselenggarakan sebagai “Reward” kepada pemerintah daerah yang berprestasi. Kami berharap kedepannya kita di pemerintah daerah lebih berani untuk tidak sekadar melakukan realisasi anggaran dan membuat program tapi juga memikirkan output dan melakukan terobosan-terobosan termasuk efisien anggaran.

Semoga acara ini dapat menggugah para pemimpin daerah untuk bersungguh-sungguh menerapkan Standar Pelayanan Minimal kepada masyarakat sebagi salah satu bentuk kehadiran negara kepada masyarakat,” tutup Tito Karnavian.

Sementara Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara berbangga atas capaian Kota Denpasar meraih Penghargaan Tingkat Nasional Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kinerja Terbaik Regional Bali/Nusra Kategori Kabupaten/ Kota SPM Award 2025.

“Penghargaan ini berkat kolaborasi yang baik dari seluruh pihak di Pemkot Denpasar ditambah dukungan dari masyarakat Kota Denpasar sehingga capaian ini dapat menjadi acuan kita dalam pemenuhan standar pelayanan publik,” ujar Jaya Negara.

Wali Kota Jaya Negara menambahkan penghargaan tingkat  nasional ini patut disyukuri bersama. “Pada momen yang baik ini juga saya ingin menyampaikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar agar mempertahankan sekaligus terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas standar pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

“Tugas ASN untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Denpasar. Karena sejatinya pemenuhan standar pelayanan publik adalah kewajiban pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan ASN adalah garda terdepannya,” tegas Jaya Negara. tri/nbc