Wabup Tjok Surya Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Klungkung 2025

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung melepas keberangkatan Jemaah Haji Klungkung 2025 di Masjid Nurul Huda Desa Kampung Gelgel, Rabu (21/5). Turut hadir Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gede Anom, Forkompinda Kabupaten Klungkung dan OPD terkait.

Sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan Wabup Tjok Surya menyampaikan rasa syukur dan bangga karena meskipun jumlahnya tidak besar, ini merupakan cerminan dari keberagaman yang hidup rukun dan harmonis di bumi Klungkung tercinta. 

“Semangat toleransi inilah yang terus menjadi kekuatan kita sebagai satu masyarakat yang majemuk namun tetap bersatu,” ucapnya. 

Bupati Satria juga berpesan kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan stamina, dimana suasana di Tanah Suci sangat berbeda dan aktivitas ibadah sangat padat. Bangun kebersamaan dan saling tolong-menolong, hormati aturan dan tata tertib yang berlaku, jaga nama baik Kabupaten Klungkung dan Bangsa Indonesia, serta titip doa, mendoakan masyrakat klungkung agar diberikan kedamaian, dijauhkan dari bencana dan selalu dalam lindungan-Nya. 

“Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan lacar, penuh dengan kekhusyukan, dan diterima sebagai Ibadah yang diridhai oleh Allah Yang Mahakuasa. Semoga seluruh jemaat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat dan membawa predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh,” harap Bupati Satria.

Sementara, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Putu Indira Bhadhrawati melaporkan pada tahun ini, jumlah calon jemaah haji Kabupaten Klungkung yang diberangkatkan sebanyak 11 orang yakni 5 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.

“Jemaah Haji kabupaten Klungkung tergabung dalam kouta jemaah haji provinsi Bali Kloter 72, Rombongan 1, Regu 4. Seluruh jemaah telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan layak untuk berangkat sesuai standar Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama,” Jelas Putu Indira Bhadhrawati 

Lebih lanjut dijelaskan para jemaah telah mengikuti manasik haji sebanyak 10 kali, baik di tingkat kabupaten/kota maupun kecamatan, yang bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan ibadah haji sesuai syariat. Perwakilan Calon Jemaah Haji, Muhamad Airul, mengucapkan syukur dan terimakasih atas keberangkatan Jemaah Haji tahun ini. “Terimakasih kami ucapkan kepada Pemerintah Daerah yang sudah memfasilitasi transportasi keberangkatan dan pemulangan jemaah haji,” ucapnya. sug/nbc




Tingkatkan Perlindungan Konsumen, BI Bali Luncurkan Program ‘Eling Raga’

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Acara ini mengangkat tema “Bersama Wujudkan Konsumen Cerdas dan Berdaya” dan diikuti oleh lebih dari 300 insan perbankan dari seluruh Bali, termasuk jajaran pimpinan BI, OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, serta tokoh-tokoh perbankan di daerah.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat literasi serta perlindungan konsumen di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital. Melalui sinergi ini, Bank Indonesia dan OJK mempertegas komitmen untuk menciptakan ekosistem keuangan yang aman, inklusif, serta mampu memberdayakan masyarakat secara menyeluruh.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menegaskan bahwa di era transformasi digital, peran seluruh pemangku kepentingan sangat krusial untuk menjadikan masyarakat sebagai konsumen yang aktif, paham hak-haknya, dan mampu menjaga keamanan transaksi secara mandiri.

“Filosofi “Eling Raga” mencerminkan pentingnya kesadaran (eling) dan perlindungan diri (raga) dalam setiap aktivitas finansial yang dilakukan,” ujarnya.

Erwin juga menekankan bahwa perlindungan konsumen merupakan tanggung jawab kolektif, bukan hanya milik regulator semata. Ia mendorong seluruh pelaku industri keuangan, khususnya perbankan, untuk menjadi ujung tombak dalam mendidik masyarakat mengenai layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah sinergi antara BI dan Dekranasda Provinsi Bali dalam menyebarkan kampanye Selasa PEKA (Peduli, Kenali, Adukan) melalui kanal digital. Kampanye ini bertujuan memberikan pemahaman kepada publik mengenai potensi risiko dalam bertransaksi serta bagaimana cara melindungi diri dari praktik keuangan yang merugikan.

Ke depan, kesepakatan ini akan diwujudkan dalam berbagai bentuk aktivitas, seperti peningkatan edukasi publik, penyempurnaan sistem pengaduan konsumen, serta pembentukan agen-agen perubahan yang akan menanamkan budaya sadar transaksi dan cakap keuangan di kalangan masyarakat Bali.

Program Eling Raga sendiri berdiri di atas tiga landasan utama: edukasi literasi keuangan digital, penguatan kolaborasi lintas lembaga, dan inovasi budaya konsumen berdaya. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari program nasional Geber PK (Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen) yang telah dicanangkan sejak akhir 2024.

Dengan peluncuran Eling Raga, Bank Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam mendorong masyarakat untuk tidak hanya menggunakan layanan keuangan, tetapi juga memahami dan mengelolanya secara bijaksana. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat sistem keuangan nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan pro-konsumen. tha/nbc




Rumuskan Strategi Menyikapi Tantangan Geopolitik, Wawali Arya Wibawa Hadiri Sarasehan Kebangsaan BPIP

NARASIBALI.COM, JAKARTA – Acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Lembaga Negara, Kementerian, beserta Forkopimda seluruh Indonesia yang mengangkat tema “Perubahan Geopolitik Dunia Dalam Peluang Menuju Indonesia Raya”. Kegiatan ini digelar dalam rangka untuk memperkokoh ideologi Pancasila serta sebagai ruang kolaboratif antar pemangku kepentingan di tingkat pusat maupun daerah dalam rangka merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi, mengatakan kegiatan ini merupakan hal yang penting sebagai ruang komunikasi antar pemangku kepentingan baik di tingkat pusat maupaun di tingkat daerah.

Sarasehan ini juga diharapkan menjadi wadah kolaboratif lintas wilayah dalam memperkuat ketahanan nasional dan mempertegas peran Indonesia dalam dinamika global

“Acara menjadi momen penting bagi kita semua untuk merenungkan dan merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang,” ujar Yudian.

Ketua MPR RI,  Ahmad Muzani dalam sambutanya mengatakan, forum yang diinisiasi BPIP ini sebagai upaya merekonstruksi strategi politik ke depan bagi Indonesia. 

“Perubahan geopolitik dunia menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia, pergeseran kekuatan ekonomi dan politik, dalam menghadapi tantangan global Indonesia harus senatiasa berpegang teguh kewarisan para pendiri bangsa, yakni Pancasila.” kata Muzani

Sementara Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pihaknya beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar selalu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam menyelesaikan permasalahan di daerah.

“Dengan semangat gotong royong dan semangat kebersamaan dapat menghadapi tantangan serta meraih peluang yang ada sejalan dengan spirit Kota Denpasar yakni Vashudhaiva Kutumbhakam yang artinya kita semua bersaudara,” ujarnya. tri/nbc




Pemkot Denpasar Gelar Peringatan ke-117 Harkitnas, Gelorakan Semangat Persatuan Wujudkan Pembangunan Jawab Tantangan Global

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar menggelar apel serangkaian Peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2025 di Lapangan Lumintang Denpasar pada Selasa (20/5). Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bertindak sebagai Inspektur Upacara yang diikuti oleh Legiun Veteran Kota Denpasa, Pimpinan OPD, Pecalang serta perwakilan siswa di lingkungan Kota Denpasar.

Apel ini berlangsung khidmat yang diawali dengan Pengibaran Bendera Merah Putih, Mengheningkan Cipta, Pembacaan Teks Pancasila, Doa serta menyanyikan lagu wajib nasional. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Oka Cahyadi Wiguna, Forkopimda Kota Denpasar, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana serta undangan lainya.

Dalam pidatonya, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan bahwa tanggal 20 Mei 2025, tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Dimana, merupakan momentum membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah.

Dikatakannya, kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Melainkan ikhtiar yang terus hidup. Kebangkitan menuntut semua pihak untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks. Seperti halnya disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita.

“Semangat inilah yang juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan nasional di dalam negeri. Indonesia menapaki jalur pembangunan yang tidak semata terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata,” ujarnya.

Ditambahkan Alit Wiradana, Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum bersama untuk bersatu padu, bersama-sama mendukung pembangunan secara nasional, khususnya di Kota Denpasar. Sehingga mampu secara bahu membahu mewujudkan pembangunan daerah yang menjawab tantangan global.

Dikatakannya, tantangan pembangunan kedepan akan semakin kompleks. Dimana, kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik terus meningkat. Sehingga kedepan, aparatur sipil negara harus bekerja lebih progresif, terus berinovasi yang menjawab permasalahan masyarakat. Sehingga pembangunan secara berkelanjutan dapat dirasakan oleh semua pihak.

“Kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama. Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab, Selatan Hari Kebangkitan Nasional,” ujar Alit Wiradana. tri/nbc




Wabup Tjok Surya: Maknai Kebangkitan Nasional Wujudkan Klungkung Lebih Baik dengan Spirit Mahottama

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung I Made Satria sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Bendera Peringatan ke -117 Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2025 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Selasa (20/5/2025). 

Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan hal terpenting saat ini setelah Kemerdekaan adalah bagaimana cara kita mengisi kemerdekaan tersebut dengan memajukan seluruh sektor – sektor yang ada dalam kehidupan masyarakat baik pada sektor ekonomi, sosial, dan budaya serta sektor lainnya. 

“Khusus pada Kabupaten Klungkung, sesuai dengan visi misi kami yang sudah kami tuangkan kedalam Nangun Sad Kerthi Loka Bali menuju Klungkung yang Mahottama dengan memaknai spirit kebangkitan nasional bagaimana upaya kami memajukan Klungkung menjadi lebih baik dari tahun – tahun sebelumnya,” Ujar Tjok Surya. 

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya menyatakan bahwa dalam momen Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan Nasional.

Delapan misi besar, untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar terasa di tengah kehidupan rakyat. Dirgahayu Hari Kebangkitan Nasional ke-117, Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab. sug/nbc




Sopir Ceroboh, Mobil Pembawa Wisatawan Nyungsep di Nusa Penida 

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Akibat kurang hati hati di jalan yang licin sebuah mobil Daihatsu Sigra yang memuat sejumlah wisatawan asing mengalami jungkir balik (nyungsep) dikawasan Nusa Penida.

Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta melalui Kasubag humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono membenarkan kejadian musibah tersebut. Menurut Putra Sumerta mobil Daheatsu Sigra yang terguling tersebut terjadi di Jl Raya Bucang, Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, Senin 19 Mei 2025.

“Adapun kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah Daihatsu Sigra No.Reg.:  W 1914 TY yang dikendarai oleh Muhammad Havidz, Alamat Banjar Wangi, Desa Banding Agung, Kecamatan Talang Padang,” ungkapnya.

Adapun saksi yang nengetahui kecelakaan tersebut di TKP adalah Romli, Alamat.  Dusun Kampung Duren, Desa Sukarame, Kec.Talang Padang.

Menurut Putra Sumerta Kronologis kejadian berawal Dari Pengemudi Daihatsu Sigra no.reg: W 1914 TY yang dikendarai oleh Muhammad Havidz membawa penumpang sebanyak 4 orang (WNA) melaju dari arah Utara menuju Selatan di Jl raya bucang, Desa Sakti,Nusa Penida saat menuruni tanjakan dan di tkp tersebut Pengemudi Daihatsu Sigra no.reg: W 1914 TY lalai saat hendak mengambil rem dan ternyata mengambil gas lalu membanting stir ke kiri sehingga mengakibatkan mobilnya terbalik. 

“Akibat peristiwa tersebut Pengemudi Daihatsu Sigra no.reg: W 1914 TY Muhammad Havidz tidak mengalami luka lecet dan tidak dirawat. Sementara itu penumpang selamat dan bisa melanjutkan perjalanan tour dengan kendaraan yang lain,” ungkap AKBP Putra Sumerta.

Sementara itu warga yang menyaksikan mobil tersebut jungkir balik, hanya meminta kepada para sopir yang membawa wisatawan tour di wilayah Nusa Penida agar berhati hati, mengingat jalan-jalan masih banyak yang berlobang sehingga para sopir lebih waspada. sug/nbc




Satpol PP Klungkung Berangus Media Promosi Tak Bertuan

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Satpol PP Kabupaten Klungkung mulai unjuk gigi dan membrangus dengan menertibkan media promosi seperti baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamphlet atau media promosi yang tidak berizin dan kedaluwarsa di wilayah Klungkung, Selasa (20/5/2025).

Kegiatan dimulai dengan fokus penertiban terhadap atribut promosi yang telah kedaluwarsa yang dipasang tidak sesuai ketentuan seperti di tiang listrik dan tempat-tempat fasilitas umum.

Penertiban dipimpin langsung Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suwarbawa mulai sekitar pukul 10.00 Wita sampai selesai.

Puluhan personel diterjunkan ke lapangan, dengan titik awal di kawasan perempatan Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, tepatnya di sepanjang Jalan By-pass Ida Bagus Mantra.

Tiba di lokasi, petugas menertibkan beberapa baliho yang sudah kadaluwarsa milik pemerintah, baliho caleg dan lainnya. Setelah diturunkan, baliho tersebut kemudian dimasukkan ke dalam truk Satpol PP yang telah disiapkan sebelumnya.

Setelah dari Lepang, petugas melanjutkan penertiban ke arah timur, menyisir sepanjang Jalan By-pass Kusamba, Kecamatan Dawan, untuk menertibkan atribut serupa yang tidak sesuai aturan.

Suwarbawa mengatakan kalau penertiban baliho ini bukan sekadar menjalankan tugas penegakan peraturan daerah, tetapi juga mendukung implementasi program Gubernur Bali, terutama pembentukan tim terpadu bersih-bersih.

Di tingkat provinsi, tim ini dikordinasikan oleh Satpol PP Provinsi Bali, sementara di kabupaten dikomandoi oleh Satpol PP setempat. “Selain karena tidak sesuai aturan, baliho-baliho ini juga mengganggu keindahan kota dan membahayakan pengendara karena menghalangi pandangan terhadap rambu lalu lintas,” ujar Dewa Suwarbawa.

Dia mengimbau seluruh pihak agar mematuhi ketentuan pemasangan media promosi demi ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama diwilayah Kabupaten Klungkung. sug/nbc




Gelar Pelatihan UPJA, Distan Denpasar Berkolaborasi Bersama TNI dan Petani

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Dinas Pertanian Kota Denpasar berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara serta Petani di Kota Denpasar menggelar Pelatihan Usaha Jasa Pelayanan Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) di Gedung Santi Graha Denpasar pada Senin (19/5). Kegiatan yang digelar selama dua hari hingga 20 Mei ini dikemas dengan dua segmen, yakni Pemaparan dan Praktik Lapangan.

Kepala Dinas Petanian Kota Denpasar, AA Gde Bayu Brahmasta   dalam sambutannya  mengatakan bahwa Kota Denpasar hingga saat ini memiliki jumlah lahan pertanian produktif yang cukup banyak. Meski demikian, kondisi yang terjadi di lapangan adalah jumlah operator Alsintan yang minim sehingga masih ketergantungan dengan operator jasa Alsintan dari wilayah luar Bali.

“Minimnya jumlah operator Alsintan ini tentu berdampak kepada tertundanya waktu tanam sampai panen sehingga berdampak pada pencapaian luas tambah tanam yang ditargetkan,” ujarnya.

Dikatakannya, selain mendukung optimalisasi pelayanan alat dan mesin pertanian, pelatihan ini menjawab peluang yang cukup tinggi dari bisnis operator Alsintan yang masih belum banyak melirik. Sehingga upaya dari dinas selain mengadakan pelatihan dengan anggota UPJA juga mengajak para Babinsa untuk serta berperan dalam mendukung asta cita yang telah ditetapkan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan.

Gung Bayu menjelaskan, potensi jasa Alsintan khusus untuk panen di Kota Denpasar mencapai Rp. 3,1 Miliar. Hal tersebut belum termasuk jasa pada saat pengolahan lahan. Dimana, pelatihan UPJA ini melibatkan 37 peserta pelatihan yang teridri  dari 24 unsur TNI  dan  13 orang petani. Dimana, seluruh peserta dibekali materi dan  praktek menjalankan combine harverster, tractor,  drone pertanian   dan pembentukan  brigade alsintan.

“Semoga dengan pelaksanaan pelatihan IPJA ini dapat mendukung optimalisasi sektor pertanian di Kota Denpasar, serta dapat mendukung peningkatan panen para petani,” ujarnya. tri/nbc




Langgar Pakem Joged Bumbung, Penari Joged Erotis Dipanggil Kasatpol PP Bali

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi, Senin (19/5), memanggil seorang penari Joged Bumbung yang viral di media sosial karena mempertunjukkan tarian dengan unsur erotis yang dinilai melanggar pakem dan etika budaya Bali.

Pemanggilan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat dan hasil pemantauan internal terhadap pertunjukan yang dianggap mencoreng citra kesenian tradisional Bali.

Menurutnya, Joged Bumbung merupakan salah satu kesenian khas Bali yang mengutamakan unsur hiburan dan interaksi sosial, namun tetap harus mengacu pada norma kesopanan dan kearifan lokal. Penyimpangan dari pakem tersebut dikhawatirkan dapat menurunkan martabat kesenian Bali di mata masyarakat dan wisatawan.

Menanggapi kasus ini, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap penari yang bersangkutan. “Kami sudah memanggil dan memberikan pembinaan kepada penari yang viral tersebut. Kami menegaskan bahwa setiap pertunjukan seni tradisional wajib mengikuti aturan dan nilai budaya yang telah ditetapkan,” ujarnya kepada awak media saat menggelar konferensi pers di Kantor Satpol PP Provinsi Bali.

Lebih lanjut, Kasatpol PP Bali juga menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali untuk melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap kelompok seni yang menampilkan Joged Bumbung.

Diharapkan, dengan langkah ini kesenian Bali tetap terjaga kesuciannya dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan komersial yang bertentangan dengan nilai-nilai budaya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat, terutama para pelaku seni, untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya dengan menjunjung tinggi etika dan norma yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran serupa di kemudian hari, tindakan tegas akan kembali diambil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami harap hal-hal seperti ini, apalagi jika yang bersangkutan kembali dilaporkan melakukan pelanggaran yang sama, tentu akan kami tindak lanjuti. Dalam Perda Bali Nomor 1 Tahun 2019 sudah jelas sanksinya,” tegas Rai Dharmadi.

Saat ini, penari Joged tersebut hanya diminta membuat perjanjian dan diberikan pembinaan. Namun, Rai Dharmadi mengingatkan bahwa jika pelanggaran kembali terulang, yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi pidana berupa hukuman tiga bulan kurungan dan denda sebesar Rp25 juta.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Gek Wik, penari dalam video tersebut, menyampaikan bahwa ia telah melakukan introspeksi diri berkat pemanggilan tersebut dan berjanji tidak akan mengulangi gerakan-gerakan yang tidak pantas. Ia mengonfirmasi bahwa kejadian dalam video berlangsung pada bulan Desember 2024 di Jimbaran.

“Itu permintaan dari yang mengundang, jadi penari otomatis mengikuti arahan pihak yang membayar. Bagus ada pemanggilan seperti ini, jadi kami lebih waspada agar tidak mengulangi hal-hal seperti itu lagi,” ujarnya. Penari yang telah menekuni profesinya sejak usia 10 tahun itu mengaku bahwa kegiatan sehari-harinya memang sebagai penari Joged, dengan bayaran mulai dari Rp300 ribu. tha/nbc




Buka LKII dan LKK Tingkat Nasional HMI, Ny. Putri Koster Ajak Generasi Muda Asah Intelektual

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Intermediate Training dan Latihan Khusus Kohati Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Denpasar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Minggu (18/5) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya kontribusi pemikiran dari generasi muda, khususnya anggota HMI dan Korps HMI-Wati (Kohati), untuk bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Ia mengatakan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar terhadap kelangsungan Nusantara, yang ia ibaratkan sebagai untaian Ratna Mutu Manikam, warisan luhur dari para leluhur.

“Adik-adik ini adalah Kaum intelektual yang sedang tumbuh tunasnya, yang akan menjadi batang kokoh yang menjaga bangsa negara. Mari mengasah intelektual, emosional, menjadi jiwa dewasa akan memungkinkan kita hidup rukun berdampingan. Sehingga negara kita yang Bhinneka Tunggal Ika akan terjaga,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ny. Putri Koster juga menyinggung peran organisasi TP PKK yang dipimpinnya dalam membina keluarga agar mampu mencetak insan-insan yang sehat, cerdas, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia demi menyongsong Indonesia Emas 2045. “Lebih banyak nilai positif yang ada pada saat masa muda kita berorganisasi, berkumpul, bertukar energi positif,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PB KAHMI Bidang Kaderisasi, Shikka Songge, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ny. Putri Koster dalam kegiatan yang diikuti oleh 67 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan tema yang diusung dalam acara tersebut adalah ‘ Revitalisasi dan Sinergitas Spirit Pengkaderan Dalam Mencetak Kader Berkualitas Insan Cita Menuju Indonesia Emas 1945″.

“Merupakan kehormatan kedatangan Ibu Putri Koster yang sangat peduli pada pendidikan. Mudah-mudahan malam ini menjadi malam pencerahan dan malam keberadaban,” ujar Songge. “Apalagi kita berada di Pulau Bali, pulau yang sarat nilai universal, nilai kemanusiaan. Tempat perjumpaan peradaban manusia dari seluruh dunia. Jika ingin memahami watak dunia maka Bali adalah tempatnya,” imbuhnya.

Pembukaan LK II dan LKK Tingkat Nasional yang diadakan HMI Cabang Denpasar tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Ny Putri Koster serta didampingi Wasekjen Kaderisasi PB KAHMI,  Ketua HMI cabang Denpasar serta undangan VIP lain. tha/nbc




Mendesak, Perbaikan Tanggul di Pantai Sental Kangin, Diperkirakan Telan Anggaran Rp200 Juta

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, Made Jati Laksana menyampaikan, kerusakan tanggul di Pantai Sental Kangin kondisinya harus mendapatkan perbaikan segera. “Kalau tidak segera ditangangani dapat mengakibatkan jalan terputus,” ujar Made Jati Laksana, Senin(19/5/2025)

Ia tidak memungkiri tahun ini di Nusa Penida, belum ada realisasi pembangunan tanggul baru. Kerusakan tanggul di Pantai Sental hanya dilakukan pemeliharaan dengan perkiraan biaya sekitar Rp200 Juta. “Perkiraan biaya pemeliharaan tanggul di Pantai Sental lebih kurang Rp200 Juta, dengan panjang sekitar 10 meter,” jelas dia.

Rehabilitasi terhadap tanggul ini juga usulan Bupati Klungkung I Made Satria, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Wilayah Sungai Bali Penida di Denpasar. Saat ini perbaikan akan segera dilakukan, dan material beberapa sudah sanpai di Nusa Penida.

Made Satria mengatakan, rehab tanggul dilakukan karena situasi cukup mendesak, sebab telah terjadi  abrasi yang lokasinya berdekatan dengan jalan kabupaten yang cukup padat lalu lintas dan tepat berada pada area land mark Nusa Penida.

Adapun rehab yang dilakukan bersumber dari dana APBN 2025 yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai Bali Penida, Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA. sug/nbc




Sopir dan Buruh Kupas Bawang Adu Jotos di Klungkung. Gegara Ini

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Seperti adegan film action kejadian di sebuah rumah kos di Jalan Kejanti, Semarapura Klod, Klungkung mendadak ricuh, Sabtu (17/5/2025) malam lalu. Dimana dua penghuni kos, masing-masing seorang sopir dan seorang buruh kupas bawang, bersitegang terlibat adu jotos usai pesta minuman keras (miras).

Kejadian tersebut membuat penghuni kos lainnya panik dan keluar kamar untuk melerai perkelahian. Karena merasa terganggu dan resah, para penghuni akhirnya melaporkan insiden kasus perkelahian itu ke pihak kepolisian resort Klungkung.

Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono dihubungi Senin (19/5/2025) membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia kasus adu jotos itu terjadi usai kedua oknum warga tersebut menenggak miras pada Sabtu (17/5/2025) malam. Widiono mengatakan bahwa perkelahian melibatkan Rivaldi Siu, 22, seorang buruh kupas bawang, dan Trivaldo Tlaan, 18, seorang sopir.

“Sebelum kejadian, keduanya sempat menenggak minuman keras di area parkir gudang bawang di kawasan Pasar Galiran. Setelah itu mereka kembali ke tempat kos,” jelas AKP Agus.

Sekitar pukul 20.00 Wita, Rivaldi yang sudah kembali ke kamarnya tertidur. Tiba-tiba Trivaldo datang dan langsung menyerang korban dengan pukulan ke bagian kepala, dagu, pipi, dan lengan.

Tak hanya melakukan kekerasan fisik, pelaku juga merusak sejumlah barang milik korban, di antaranya kipas angin dan rice cooker. Keributan ini sontak mengundang perhatian penghuni kos lain yang segera melerai dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klungkung.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian pipi kiri serta luka pada lengan kiri. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 ribu. “Pemicu keributan diduga karena kesalahpahaman yang diperparah oleh pengaruh alkohol,” kata AKP Agus Widiono.

Apes uang keduanya akhirnya melayang untuk bayar ganti rugi sebesar Rp500 ribu, Setelah keduanya diamankan petugas, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Pelaku pun bersedia mengganti kerugian dan dibuatkan surat pernyataan damai di hadapan pihak kepolisian. sug/nbc