Jelang Tampil di 16 Besar Liga 4 PSSI, Wawali Denpasar Lepas Tim Perseden Denpasar

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta pada Rabu (7/5) petang melepas pemain, pelatih serta official Perseden Denpasar yang akan bertolak menuju Kota Yogyakarta untuk mengikuti Babak 16 Besar Putaran Nasional – Liga 4 2024/2025.

Pelepasan tim Perseden ini dilaksanakan di Parkir Timur Lapangan Niti Mandala Denpasar. Turut hadir Ketua KONI Kota Denpasar, I Putu Yudi Atmika, Manajer Perseden, Made Diatmika, Pelatih Perseden A.A. Ketut Bramasta, serta beberapa pengurus Perseden lainnya.

Wakil Walikota Arya Wibawa turut bergembira atas capaian Perseden lolos Babak 16 Besar Putaran Nasional – Liga 4 2024/2025. Arya Wibawa miminta agar para pemain Perseden tetap mencurahkan kemampuan terbaik seperti di babak 32 besar yang lalu.

“Tetap jaga kolektivitas yang telah terbangun, dibarengi dengan determinasi tinggi namun harus tetap ingat menjaga sportivitas dalam bertanding” harap Arya Wibawa.

Selain itu Arya Wibawa juga mengharapkan nanti di 16 besar para pemain Perseden Denpasar dapat bermain lepas dan tanpa beban untuk menghindari terjadinya error akibat gugup. Di samping itu juga tim pelatih agar mampu meracik formula yang tepat bagi tim.

Juga apresiasi kepada official tim dan tidak lupa para suporter untuk tetap memberikan dukungannya pada perjuangan tim Perseden.

Semoga di babak 16 besar nanti Perseden Denpasar mampu memberikan hasil yang terbaik karena secara tidak langsung membawa nama baik Denpasar khususnya dan pada umumnya sepakbola Bali di tingkat Nasional.

“Selamat berjuang untuk tim Perseden dan semoga menjadi yang terbaik dalam Babak 16 Besar Putaran Nasional – Liga 4 2024/2025 di Yogyakarta nanti,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Manager Tim Perseden , Made Diatmika ditemui usai acara pelepasan mengatakan, dalam Babak 16 Besar Putaran Nasional – Liga 4 2024/2025 ini Perseden tergabung di grup D bersama dua klub asal Jawa Timur yakni Persema dan Persikoba, serta satu lawan yang tidak asing lagi yakni Pekanbaru FC Riau. Tim berkekuatan total 36 orang terdiri dari pemain, pelatih dan official.

Pihaknya tidak memasang target muluk, namun target yang ditetapkan dalam kompetisi ini, Perseden tidak ingin kalah dan ingin bisa memberikan yang terbaik, sehingga dapat melaju ke putaran selanjutnya.

“Melihat penampilan yang telah ditampilkan oleh para pemain di babak 32 besar lalu, inilah merupakan skuad terbaik dari Perseden dan kami harapkan semua pemain, pelatih serta official bisa memberikan yang terbaik untuk Tim Perseden ini“, ujarnya

Salah seorang pemain Perseden, Rexy berposisi fulllback kiri menyatakan kesiapan nya untuk tampil dan berjuang di 16 besar Liga 4. “Tentu selain latihan secara tim saya juga menambah porsi latihan individu. Nanti sesampainya di Jogja juga kami akan melakukan recovery lagi, “ungkapnya. tri/nbc




Cegah WNA Nakal, Gubernur Koster Bentuk Tim Libatkan Pecalang

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Tim ini akan melibatkan unsur Kantor Imigrasi, Satpol PP, dan Pecalang. Mereka akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan terpadu dan menyeluruh terhadap aktivitas WNA, khususnya yang dinilai menyimpang dari aturan hukum maupun norma budaya Bali.

“Harus dibuat terintegrasi bersama, tidak bisa kita bergerak parsial. Ini menyangkut citra Bali dan kewibawaan negara,” tegas Gubernur Koster di Jayasabha, Denpasar.

Menurutnya, titik awal pengawasan dimulai sejak WNA menginjakkan kaki di Bali melalui bandara. Karena itu, pelayanan imigrasi harus tidak hanya cepat dan nyaman, tetapi juga selektif. “Kalau ada WNA yang bermasalah secara pidana, tidak ada toleransi, harus ditindak tegas,” ujarnya.

Langkah ini merupakan respons konkret terhadap keresahan masyarakat Bali atas ulah sejumlah turis yang bertindak semena-mena, termasuk menyalahgunakan visa, melanggar lalu lintas, hingga melecehkan nilai-nilai adat setempat.

Sementara itu, Kakanwil Imigrasi Bali, Parlindungan, menyatakan dukungannya atas inisiatif Gubernur Bali. Ia menilai koordinasi lintas lembaga sangat penting dalam menjaga kualitas dan marwah pariwisata Bali.

“Kami siap bersinergi penuh dengan Pemprov Bali. Apalagi jumlah WNA yang masuk terus meningkat setiap tahunnya. Ini tantangan bersama,” jelasnya.

Dengan dibentuknya tim gabungan ini, Pemprov Bali menegaskan bahwa pariwisata Bali ke depan tidak hanya mengutamakan kuantitas, tetapi juga kualitas. Turis yang ingin menikmati keindahan Bali, harus pula menghormati aturan dan budaya lokal. Tidak ada lagi ruang bagi mereka yang merusak citra pulau ini. tha/nbc




Bupati Satria Tinjau Proses Pemilahan Sampah Anorganik Menjadi RDF

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra meninjau pelaksanaan pemilahan sampah anorganik menjadi RDF bertempat di TOSS Center karangdadi Kusamba, Senin (5/5) lalu. Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung I Nyoman Sidang, dan Direktur PT Cahaya Terang Bumi Lestari (CTBL) Putu Ivan Yunatana.

Seusai melaksanakan peninjauan, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan Kabupaten Klungkung merupakan salah satu Kabupaten yang menggunakan skala prioritas dalam melakukan proses pengolahan sampahnya. Pemkab Klungkung akan tetap berusaha secara bertahap mengoptimalkan pengolahan sampah yang ada di TOSS Center Karangdadi Kusamba. 

Bupati Satria meminta kepada PT. CTBL selaku rekanan agar dapat mengoptimalkan pengolahan sampah di TPS 3R yang terdapat di Desa se-Kabupaten Klungkung, supaya dapat menyamai sistem pengolahan sampah di TOSS Center. Sehingga kedepan Kabupaten Klungkung akan menjadi Kabupaten tercepat dan percontohan dalam penanganan masalah sampah.

 “Dengan didukung oleh wilayah yang tidak terlalu luas, dan jumlah kecamatan serta desa yang tidak terlalu banyak akan kami manfaatkan untuk berkonsolidasi dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait penerapan teknologi modern dalam pengolahan sampah,” ungkapnya. 

Bupati Satria menambahkan untuk penyelesaian permasalahan sampah di Desa, Pemkab akan tetap menerapkan surat edaran Gubernur Bali mengenai Pengelolaan sampah dari sumber.

 “Mari semua produsen sampah dan masyarakat klungkung agar ikut berkontribusi dan bekerjasama dengan pemkab dalam upaya menangani permasalahan sampah di Kabupaten Klungkung,” ajak Bupati Satria. 

Lebih lanjut Bupati Satria menyampaikan Pemkab sudah mengadakan MoU dengan PT. CTBL terkait pengelolaan sampah residu sejak tahun 2023. Karena sampah residu menjadi masalah utama di Kabupaten Klungkung. sug/nbc




Miliki Kekuatan Hukum Tetap, Eksekusi Tanah Sengketa di Nusa Penida Berjalan Lancar

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Berdasarkan Surat No: 531/PAN.PN.W24-U3/HK2.4/lV/2025 dari Pengadilan Negeri Semarapura Terkait Permohonan Pengamanan Eksekusi Obyek Sengketa Terhadap Sertifikat Hak Milik No.1274/Desa Klumpu dengan Luas 42.900 M2 (Empat Puluh dua Ribu Sembilan Ratus Meter Persegi),Polsek Nusa Penida melaksanakan Pengamanan Eksekusi Tanah,Banjar Metaki, Desa Klumpu Selasa, tanggal 6 Mei 2025 sekitar Pukul 10.00 Wita.

Menurut Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta menyatakan 

Pengamanan Pelaksanaan Eksekusi Lahan Pertanian Kering yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Budiasa,S.H.,M.H. 

Adapun Yang Hadir dalam kegiatan eksekusi  lahan tersebut antara lain: Panitra Pengadilan Semarapura bersama 5anggota PN Semarapura, Team Ukur BPN Klungkung, Perbekel Desa Klumpu Nusa Penida, Pihak Pemohon Eksekusi, Pihak Termohon Eksekusi dan Tim Kuasa Hukum pihak Pemohon Eksekusi. 

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan rakor teknis pengukuran bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Klumpu yang dipimpin Panitra Semarapura.

Penyampaian situasi dan kondisi dilapangan oleh Perbekel Desa Klumpu dalam proses pelaksanaan agenda eksekusi yang akan dilaksanakan serta penyamaan persepsi dan pembacaan berita acara dan Penetapan eksekusi yang dibacakan oleh Panitra An. Nurlela Wati atas putusan PN Denpasar Perkara Nomor : 12/Pdt.Eks/2024/PN Dps Jo. Nomor : 763/Pdt.G/2018/PN Dps yang telah memiliki hukum tetap tertanggal 28 Februari 2025 lahan seluas 42.900 M persegi, pengukuran lahan sesuai sertipikat hak milik yang sudah memiliki hukum tetap yang didampingi penyanding disertai penandatanganan dari penyanding, pengukuran batas-batas obyek eksekusi pihak pemohon eksekusi dan disaksikan penyanding selesai, penyerahan hasil pengukuran batas-batas obyek eksekusi yang diwakilkan oleh Tim Kuasa Hukum pihak Pemohon Eksekusi. 

“Dari pihak termohon sudah melakukan beberapa kali upaya-upaya hukum namun tetap dimenangkan oleh pihak pemohon, sehingga telah di memiliki kekuatan hukum tetap dan dilakukan eksekusi. Hasil pengukuran obyek-obyek eksekusi akan disampaikan kurang lebih 1 Minggu dari Team Ukur BPN Klungkung,” ungkap Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Budiasa. sug/nbc




Dibekuk saat Hamil, Pengedar Narkoba di Nusa Penida Ini Terancam Rawat Anaknya di Bui

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Kapolres Klungkung AKBP Alfons W.P. Letsoin, S.I.K., dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan intensif yang dilakukan oleh tim opsnal Satresnarkoba berdasarkan pemetaan jaringan yang telah dirumuskan sebelumnya. Termasuk juga hasil dari sosialisasi dan jumat curhat yang rutin dilaksanakan oleh Polres Klungkung.

“Seluruh tersangka yang diamankan mengakui kepemilikan barang bukti narkotika dan saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKBP Alfons didampingi Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Gede Mudana.

Lebih lanjut ia menyebutkan, dari 7 tersangka satu orang diantaranya merupakan seorang perempuan yang saat ini tengah dalam masa pemulihan pasca melahirkan empat hari yang lalu secara caesar. 

“Tersangka PAB alias C alias B baru melahirkan secara Caesar empat hari yang lalu jadi masih dalam pemulihan. Sehingga waktu diamankan itu yang bersangkutan sedang hamil,” imbuhnya.

Adapun TKP pertama pengungkapan berada di wilayah Kecamatan Dawan. Dimana pada 20 Maret 2025 sekitar pukul 10.30 WITA, tim mengamankan tersangka berinisial IKEA alias M di parkiran Pelabuhan The Angkal, Kusamba. Dari lokasi ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis sabu seberat total 6,29 gram bruto, alat isap sabu (bong), pipet kaca, serta sebuah sepeda motor tanpa STNK.

TKP berikutnya ada di Kecamatan Nusa Penida. Masih di hari yang sama, pukul 14.40 WITA, tim menangkap tersangka PAB alias C alias B di sebuah rumah kos di Desa Ped. Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat lebih dari 21 gram netto dalam berbagai kemasan, puluhan pipet, timbangan digital, serta dua unit ponsel.

TKP ketiga berada di Desa Batununggul, Nusa Penida. Dimana pada 20 Maret pukul 14.30 WITA, dua tersangka lainnya yakni IGK alias D dan IDGEPP diamankan di sebuah rumah. Selain sabu dan alat konsumsi narkotika, polisi juga menemukan ganja kering seberat 6,8 gram netto, dua unit timbangan digital, dan sejumlah barang pendukung lainnya.

Untuk TKP keempat berada di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan. Pada 3 April 2025 pukul 20.10 WITA, tersangka IMEBP alias K ditangkap saat berada di pinggir Jalan Rama. Dari tangan pelaku, petugas menyita sabu seberat 4,68 gram netto, sebuah ponsel, serta sepeda motor tanpa STNK.

Selanjutnya TKP kelima ada di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Gunaksa. Pada 28 April 2025 pukul 20.30 WITA, tersangka PAYW alias GY berhasil diamankan dengan barang bukti sabu seberat 0,52 gram netto dalam empat paket, serta sejumlah alat bantu konsumsi.

Adapun total barang bukti yang diamankan adalah 101 Paket Sabu dengan berat 66,22 Gram Brutto atau 52,07 Gram Netto serta 2 paket ganja seberat total 51,92 Gram Brutto atau 6,82 Gram Netto.

Dari ketujuh tersangka, satu diantaranya yakni inisial PAYW alias GY merupakan residivis yang pernah dihukum sebelumnya dalam kasus yang sama.

Ketujuh tersangka saat ini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. “Karena selain membeli barang haram itu untuk digunakan pribadi juga untuk diedarkan kepada orang lain,” bebernya.

Kapolres Klungkung pun menegaskan pihaknya akan terus menggencarkan pemberantasan narkoba di wilayah hukum Klungkung, termasuk kawasan kepulauan Nusa Penida. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika. “Peran serta masyarakat sangat kami harapkan dalam menekan peredaran gelap narkoba yang dapat merusak generasi muda,” pungkasnya. sug/nbc




ITB STIKOM Bali Dilirik Consulate Generale AS, Cyber Security Pascasarjana Jadi Sorotan

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Kunjungan pihak Konsulat Jenderal Amerika Serikat ini didasari oleh ketertarikan mereka terhadap reputasi ITB STIKOM Bali, yang menjadikan Cyber Security sebagai salah satu konsentrasi unggulan khususnya pada Pascasarjana S2 Sistem Informasi. Mereka melihat bahwa isu keamanan siber yang kian marak dan menjadi perhatian global perlu dijawab dengan pendekatan akademis yang kuat, visioner, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

ITB STIKOM Bali sendiri telah menunjukkan komitmennya dalam bidang ini melalui berbagai kegiatan, mulai dari penyelenggaraan lomba-lomba cyber security, keterlibatan aktif sebagai mitra diskusi dalam kasus-kasus digital forensik bersama kepolisian, hingga pengembangan kurikulum yang berbasis pada kebutuhan industri. Lebih jauh, pihak ITB STIKOM Bali dan Consulate General of the USA berharap dapat membangun kerja sama berkelanjutan dalam bentuk pertukaran akademisi.

Direktur Pascasarjana ITB STIKOM Bali, Dr. Dandy Pramana Hostiadi, S.Kom., M.T menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik peluang kolaborasi ini dan berharap penjajakan ini dapat mengarah pada kerja sama konkret ke depannya. “Kami sangat terbuka terhadap sinergi dengan institusi internasional, apalagi dalam bidang yang menjadi kekuatan kami seperti Cyber Security. Hal ini sejalan dengan arah pengembangan akademik di Program Pascasarjana ITB STIKOM Bali,” ujarnya.

Kunjungan pihak Konsulat Jenderal Amerika Serikat di ITB STIKOM Bali diakhiri dengan penyerahan conderamata oleh Wakil Rektor I ITB STIKOM Bali, Dr. Roy Rudolf Huizen. Sumber Foto: STIKOM Bali/nbc

Program Pascasarjana ITB STIKOM Bali terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Melalui pilihan konsentrasi yang berfokus pada Cyber Security, Data Science, Enterprise System, dan Medical Informatics, program pascasarjana Program Studi S2 Sistem Informasi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan era digital secara profesional dan berdaya saing tinggi.

Saat ini, ITB STIKOM Bali tengah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang III untuk Program Magister Sistem Informasi. Informasi lebih lanjut mengenai program studi, konsentrasi keilmuan, serta proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi kami di www.pasca.stikom-bali.ac.id atau kunjungi akun Instagram @pasca_si_stikombali untuk mengikuti berbagai kegiatan dan pembaruan terbaru. tri/nbc




Puncaki Grup W, Perseden Dipastikan Lolos 16 Besar Liga 4 Nasional

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Perseden Denpasar dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga 4 Nasional  sebagai juara grup W setelah bermain imbang 1-1  atas Persegubin di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (4/5) malam. Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta  bersama Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menyaksikan langsung perjuangan tim kebanggan Kota Denpasar tersebut. 

Tampil solid sejak menit awal, Laskar Catur Muka menunjukkan kolektivisas dan determinasi tinggi dipertandingan ini . Skuad asuhan Coach Anak Agung Ketut Bramastra percaya diri menyerang dengan kombinasi serangan cepat nan atraktif disertai umpan-umpan tajam melalui sayap yang kesulitan dibendung lawan.

Sempat saling jual beli serangan di babak pertama, akhirnya Perseden mencetak gol di menit ke-40 melalui pemain bernomer punggung 29 Gerry Wilson. Persegubin membalas gol di menit 45+2 oleh pemain bernomer punggung 98 Paulo, hingga turun minum babak pertama skor bertahan 1-1.

Di babak kedua, silih berganti serangan terus ditunjukan kedua tim, permainan tensi tinggi menghiasi pertandingan penentu tersebut. Pertandingan sempat dihintentikan sementara terkedala beberapa hal, namun dilanjutkan kembali setelah perundingan kedua tim. Tidak ada gol tercipta di babak kedua, skor 1-1 bertahan hingga ujung pertandingan. Dengan hasil ini, Perseden Denpasar memastikan diri memimpin Grup W Babak 32 Besar Liga 4 Nasional.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi permainan yang ditunjukan Perseden Denpasar. Dengan hasil ini memastikan Perseden lolos ke babak 16 besar liga 4 Nasional sebagai juara grup W.

“Rasa bangga atas perjuangan Perseden Denpasar dalam mengarungi Putaran 32 Besar Liga 4 Nasional. Dan ini memastikan kita lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup W,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara juga berharap agar seluruh elemen tim Perseden Denpasar tetap menjaga kekompakan dan bersama-sama memperjuangkan target yakni lolos ke Liga 3 Nasional. Dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yakni bergotong royong bersinergi bersama, agar seluruh elemen tim, baik itu pemain, pelatih, official, maupun suporter setia Laskar Catur Muka menjadi satu sinergi untuk mencapai tujuan tersebut.

Apresiasi khusus juga disampaikan Jaya Negara kepada suporter setia Laskar Catur Muka yang setia mendukung Perseden Denpasar dalam setiap pertandingan. Suporter sebagai pemain ke duabelas dan bisa dibilang juga nyawa tim memiliki peran yang sangat penting dalam membakar semangat bertanding pemain dilapangan.

“Saya percaya bahwa Perseden Denpasar dapat berproses menjadi tim yang kuat dan kembali berprestasi di tingkat nasional. Di pertandingan berikutnya, mari masyarakat Kota Denpasar kita dukung Perseden Denpasar dan memberikan semangat bagi tim kebanggan Kota kita ini,” ujar Jaya Negara.

Sementara Pelatih Perseden Denpasar Anak Agung Ketut Bramasta mengatakan dengan hasil ini kita dapat mengunci tiket menuju 16 besar dan menjadi juara grup W. Tentunya tren positif ini bisa terus dilaksanakan sehingga semangat para pemain semakin meningkat. Dari setiap pertandingan kita terus evaluasi dan terus berbenah. “Hasilnya dapat kita saksikan bersama dalam pertandingan kali ini, penyesuaian taktik dilapangan dan pemain mengikuti instruksi dengan baik dan ini memastikan kita lolos 16 besar sebagai juara grup W,” ujar pelatih yang akrab disapa Gung Bram ini. tri/nbc




Program Koperasi Merah Putih Prokontra, Dikawatirkan Tumpang Tindih dengan Bumdes

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Program Koperasi Desa Merah- Putih yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto memasuki tahap sosialisai pembentukan kelembagaan di Kabupaten Klungkung. 

Sosialisasi awal terkait pelaksanaan musyawarah desa khusus pembentukan kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih melibatkan 11 desa dari 59 desa/kelurahan di Kabupaten Klungkung. 

Tapi informasi yang didapat di lapangan, kebanyakan perbekel/kepala desa merasa berat dan dilema dengan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. 

Sebab,mereka mengkhawatirkan prakteknya akan terjadi tumpang tindih dengan lembaga ekonomi yang lebih dulu ada seperti Bumdes, Koperasi Unit Desa (KUD), Gerbangsadu termasuk Badan Usaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) dan Lembaga Perkreditan Desa (LPD).

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa dikonfirmasi, Senin (5/5) mengatakan ada kesan sedikit berat dari perbekel dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. 

Karena sejumlah perbekel mengkhawatirkan terjadi tumpang tindih dengan Bumdes dan program lain serta lembaga ekonomi yang lebih dulu ada di desa. 

“Tapi karena ini sudah menjadi kebijakan apalagi sudah dituangkan dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2025,  wajib dilaksanakan. Nanti Koperasi Desa Merah Putih akan bersinergi dan berkolaborasi,” kata Ardiasa.   

Ardiasa menyampaikan, sosialisasi di tingkat kabupaten difasilitasi oleh dua instansi yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,Pengendalian Penduduk dan KB serta Dinas Koperasi,UKM dan Perindag.

“Dinas Pemberdayaan memfasilitasi musyawatah desa dalam menentukan model pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Setelah sosialisasi itu (musyawarah desa) barulah kami masuk mensosialisasikan pembentukan melalui pendirian,pengembangan, atau revitalisasi,” tandas Ardiasa. 

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,Pengendalian Penduduk dan KB Wayan Suteja mengatakan hal serupa,dimana saat ini di desa sudah ada Bumdes, BUPDA (desa adat) yang membuka unit usaha sesuai potensi. 

Apalagi kata Suteja, saat ini desa fokus pada Bumdes karena desa wajib mengalokasikan 20 persen dari dana desa untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagimana tertuang dalam Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan DaerahTertinggal Nomor 3 Tahun 2025 untuk mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan.

“Tapi Koperasi Desa Merah Putih ini nantinya akan bersinergi. Potensi yang belum dikelola oleh Bumdes bisa ditangani lewat Koperasi Desa Merah Putih,” ungkap Suteja.          

 Di pihak lain, Ngakan Nata penggiat koperasi sekaligus Manajer Koperasi Pasar (Koppas) Srinadi Klungkung berpandangan lain. Ia lebih cenderung pemerintah memperkuat lembaga ekonomi yang sudah ada seperti KUD,Bumdes.

“Daripada tiba-tiba dibentuk koperasi baru (Koperasi Desa Merah Putih), kenapa  KUD yang sudah ada tidak diperkuat?,” ujar Ngakan Nata.

Ia juga melihat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bersifat top down (ada intervensi pemerintah), dikhawatirkan keluar dari prinsip pendirian koperasi terutama menyangkut keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka. 

“Sebaiknya button up, ada kesadaran dan keinginan sendiri masuk menjadi anggota. Sehingga pengelolaan koperasi juga berdasarkan keputusan anggota. Kalau dari atas ke bawah,khawatirnya tidak bertahan lama, kasihan badan hukumnya,”kata Ngakan Nata. 

Dalam Instruksi Presiden Nomor 9Tahun 2025, pemerintah bakal membentuk 80.000 KoperasiDesa/Kelurahan Merah Putih. Launchingakan dilaksanakan bertepatan dengan Puncak Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2025. 

Pemerintah pun sudah membuat peta jalan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,mulai dari masa pembentukan periode Maret-Juli 2025, masa pengembangan mulai Agustus-Oktober 2025 dan monitoring dan evaluasi mulai November-Desember 2025. 

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mengusung tagline “Dari Anggota Untuk Anggota” bertujuan,meningkatkan ekonomi anggota, pemberdayaan masyarakat desa, menyediakan layanan yang membantu anggota, meningkatkan solidaritas sosial,mengelola sumber daya secara efisien. sug/nbc




Polres Klungkung Gelar Kesiapan Pengamanan Eksekusi Lahan di Nusa Penida

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan eksekusi lahan atas perkara Nomor: 12/Pdt.Eks/2024/PN Dps Jo. Nomor: 763/Pdt.G/2018/PN Dps Jo. Nomor: 66/Pdt.Eks/2022/PN Dps, Polres Klungkung melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan yang dipusatkan di wilayah Nusa Penida, Selasa (06/05/2025)

Apel dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Budiasa, S.H., M.H., dan turut dihadiri serta didampingi oleh Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta, S.Sos. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh personel yang tersprint dalam pengamanan eksekusi tersebut.

Dalam arahannya, Kompol I Nyoman Budiasa menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan humanisme dalam pelaksanaan tugas. “Pengamanan eksekusi harus dilakukan sesuai SOP, dengan menjunjung tinggi asas netralitas dan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek Nusa Penida menambahkan bahwa seluruh personel telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, serta berkoordinasi secara aktif dengan pihak Pengadilan Negeri Denpasar dan unsur terkait lainnya. sug/nbc




Cekcok di Pasar Malam Nusa Penida, Seorang Buruh Jadi Korban Penusukan

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di area pasar malam, Lapangan Umum Sampalan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, pada Senin (5/5/2025)malam sekitar pukul 19.00 Wita. Korban diketahui bernama Allme Tirta Anggara, 22, seorang buruh asal Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat, Negara.

Peristiwa bermula saat korban yang sedang bekerja di pasar malam mendatangi pelaku, Muhammad Iqbal Rafsanjani, 25, asal alamat yang sama, untuk menanyakan alasan pelaku kerap menantangnya. 

“Kenapa kamu selalu menantang-nantang saya?” tanya korban. Namun, pelaku malah balik menjawab dengan nada menantang, “Kenapa, nggak suka?”

Cekcok pun berlanjut dan sempat mengarah pada perkelahian, namun berhasil dilerai oleh rekan-rekan mereka. Saat itu, pelaku disebut-sebut sudah mengeluarkan senjata tajam. Korban kemudian diusir dari lapangan pasar malam oleh seseorang bernama Mas Pai.

Setelah sempat kembali ke rumah kos dan mengobrol selama sekitar 15 menit dengan temannya, korban memutuskan kembali ke pasar malam untuk melanjutkan pekerjaannya. Namun, tak lama setelah tiba, pelaku kembali mendatangi korban dan langsung menantangnya untuk berkelahi. “Pelaku saat itu langsung menggunakan senjata tajam dan menikam korban,” ungkap salah satu saksi.

Adapun motif penyerangan diduga kuat karena dendam pribadi antara pelaku dan korban. Dari hasil analisa sementara, penganiayaan terjadi dalam dua tahap, diawali pertikaian verbal dan berlanjut dengan penusukan menggunakan senjata tajam. Dugaan sementara, pelaku menyimpan dendam yang belum terselesaikan terhadap korban.

Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal peristiwa tersebut. “Ya saat ini masih dalam penanganan,” ujarnya. sug/nbc




Kerap Timbulkan Kemacaten, Dishub Badung Larang Truk Parkir Liar di Terminal Mengwi

NARASIBALI.COM, BADUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mengambil langkah tegas dalam menertibkan parkir liar, khususnya truk, di sepanjang Jalan Terminal Mengwi dan Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto, Badung, Selasa, 6 Mei 2025.

Penertiban ini ditandai dengan pemasangan 30 unit water barrier sebagai penanda larangan parkir di lokasi yang kerap menimbulkan kemacetan.

Langkah tersebut merupakan respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait truk-truk yang parkir sembarangan di badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Badung, I Made Gede Wiryantara Adi Susandi, menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara terkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali dan Satlantas Polres Badung.

“Jalan ini berstatus jalan nasional, sehingga kami berkoordinasi dengan BPTD Bali dan Satlantas Polres Badung. Penindakan sudah sering dilakukan oleh kepolisian, namun untuk solusi jangka pendek, hari ini kami memasang water barrier agar truk tidak bisa parkir sembarangan,” ujar Wiryantara.

Selain pemasangan water barrier, pihak Satlantas Polres Badung juga akan terus menggencarkan penindakan terhadap parkir liar. Untuk solusi jangka panjang, Dishub Badung bersama BPTD Bali tengah merumuskan pembatasan operasional kendaraan berat di ruas jalan tersebut, terutama di luar jam sibuk.

Dishub juga mendorong optimalisasi Terminal Tipe A Mengwi sebagai tempat parkir truk. “Dengan begitu, truk bisa menunggu di dalam terminal sebelum melanjutkan perjalanan saat kondisi lalu lintas tidak krodit,” tambah Wiryantara.

Ia juga menegaskan bahwa penertiban serupa akan dilanjutkan di titik-titik rawan macet lainnya sesuai arahan Bupati Badung, demi mendukung kelancaran lalu lintas dan pariwisata berkualitas di wilayah Badung.

Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Bali, Iman Sukandar, menyampaikan dukungan penuh terhadap penataan parkir tersebut. Ia mengatakan bahwa optimalisasi Terminal Mengwi sebagai lokasi parkir truk merupakan solusi potensial, namun memerlukan kajian dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat.

“Diskusi untuk jangka panjang kami dengan Dishub dan Satlantas Polres Badung adalah mengoptimalkan Terminal Mengwi sebagai parkir truk. Namun hal ini perlu dikaji secara mendalam agar tidak mengganggu fungsi utama terminal sebagai pusat transportasi umum,” terang Iman.

Ia menambahkan bahwa hasil diskusi dan kajian ini akan segera dilaporkan ke Kementerian Perhubungan sebagai dasar tindak lanjut “Upaya terintegrasi ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto dan menciptakan arus kendaraan yang lebih lancar di kawasan Terminal Mengwi dan sekitarnya,” tutup Iman. tha/nbc




Pembukaan Lomba Voli Budi Bengal Primari Cup I di Desa Suana Dikawal Ketat Polisi

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Personel Polsek Nusa Penida melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat di Desa Suana. Pengamanan ini dilaksanakan saat acara pembukaan turnamen bola voli Budi Bengal Primari Cup I di Lapangan Banjar Karangsari Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (4/5/2025).

Pengamanan ini dipimpin oleh P.S. Kanit Reskrim Polsek Nusa Penida Iptu Putu Fery Saputra selaku Pawas diikuti oleh Bhabinkamtibmas Desa Suana Bripka I Wayan Supanca Ariasa dan Personil Polsek Nusa Penida. Kegiatan ini juga turut berkolaborasi dengan Pemerintah Desa, Babinsa serta panitia penyelenggara.

Atas seijin Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta,S.Sos, Iptu Putu Fery mengatakan “Pengamanan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas. Serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan lancar dan kondusif,” ujar Kanit Reskrim Iptu Putu Fery Saputra.

Dirinya  juga menambahkan, kehadiran Polri ditengah masyarakat sebagai bagian dari pada wujud pelayanan prima kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman melaksanakan kegiatan sehari hari.

“Ini sesuai dengan tupoksi Polri, sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Polri hadir untuk memberikan rasa nyaman dan aman masyarakat,” pungkasnya. sug/nbc