{"id":13152,"date":"2026-10-21T14:37:30","date_gmt":"2026-10-21T14:37:30","guid":{"rendered":"https:\/\/narasibali.com\/?p=13152"},"modified":"2026-10-21T14:37:33","modified_gmt":"2026-10-21T14:37:33","slug":"kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/","title":{"rendered":"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">NARASIBALI.COM, SEMARAPURA<\/mark> &#8211;<\/strong> Sanggar Arlingka, duta Kecamatan Nusa Penida dalam Lomba Gong Kebyar Dewasa se-Kabupaten Klungkung pada ajang AKSIKU 2026 (Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung), membawa semangat regenerasi karawitan Bali melalui dua karya tabuh garapan komposer muda asal Banjar Batununggul, I Dewa Ketut Manik Kedaton,S.Sn. Karya \u201cAruna: Cahaya yang Menyapa Kesadaran\u201d dan \u201cGulantara\u201d Denyut Laut dalam Bunyi yang Bergerak\u201d menjadi bagian dari penampilan sanggar yang berpijak pada pengalaman dan identitas budaya Nusa Penida.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Manik Kedaton menyelesaikan pendidikan karawitan di Institut Seni Indonesia Bali pada 2023. Dalam AKSIKU 2026, ia dipercaya sebagai penata tabuh untuk \u201cAruna\u201d dan \u201cGulantara\u201d, dua komposisi yang menghadirkan pendekatan berbeda, tetapi sama-sama berangkat dari hubungan manusia dengan alam dan pengalaman hidup masyarakat kepulauan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDalam menggarap \u2018Aruna\u2019, saya ingin menghadirkan kesan cahaya yang perlahan menyapa kesadaran\u2014sebuah peralihan dari suasana tenang menuju energi yang tumbuh. Sementara \u2018Gulantara\u2019 berangkat dari kedekatan kami dengan laut Nusa Penida, dengan dinamika dan geraknya yang terus berubah,\u201d ujar I Dewa Ketut Manik Kedaton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAruna\u201d merupakan tabuh pat lelambatan yang membuka ruang tafsir tentang fajar, cahaya, dan pembaruan kesadaran. Karya ini bergerak dari suasana yang tenang menuju jalinan bunyi yang semakin penuh. Dalam pembacaan artistik, cahaya pagi menjadi metafora harapan dan kejernihan batin; setiap instrumen menemukan perannya dalam kesatuan komposisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, \u201cGulantara\u201d menyerap imajinasi tentang laut Nusa Penida yang menjadi bagian penting kehidupan masyarakat setempat. Laut tidak hanya hadir sebagai bentang alam, tetapi juga sebagai sumber penghidupan, jalur perhubungan, tantangan, dan ingatan kolektif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui dinamika ritme, aksentuasi, serta jalinan instrumen, karya ini menghadirkan kesan arus dan gelombang tanpa harus menirukan laut secara harfiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Manik Kedaton, penggarapan dua karya tersebut menjadi ruang pertemuan antara pendidikan karawitan dan pengalaman lokal. Ia berasal dari Banjar Batununggul, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, sehingga lanskap pulau dan kehidupan masyarakatnya menjadi konteks yang dekat dengan proses kreatifnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Kehadiran karya-karya itu dalam panggung kabupaten juga menunjukkan adanya ruang bagi komposer muda untuk mengembangkan bahasa musikal yang berpijak pada tradisi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain dua tabuh tersebut, Sanggar Arlingka membawa \u201cBaris Potet\u201d, karya Prof. Dr. I Wayan Dibia\u2014budayawan, maestro seni, dan Guru Besar ISI Denpasar\u2014serta tari \u201cOleg Tamulilingan\u201d, karya maestro tari Bali I Ketut Marya atau I Mario yang diciptakan pada 1952.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp;Empat sajian itu membentangkan ragam ekspresi, dari perenungan fajar dan denyut laut hingga keteguhan tubuh serta dialog gerak dalam taman bunga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui AKSIKU 2026, Sanggar Arlingka tidak hanya membawa nama Kecamatan Nusa Penida ke panggung Klungkung, tetapi juga memperlihatkan proses kolektif di balik keberlangsungan seni tradisi: penciptaan komposisi, latihan para penabuh dan penari, serta pembinaan di dalam sanggar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di balik bunyi gong yang menggema, terdapat kerja panjang untuk menjaga tradisi tetap hidup sekaligus membuka ruang bagi generasi baru untuk mencipta dari akar budayanya sendiri. <strong>roni\/nbc<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; Sanggar Arlingka, duta Kecamatan Nusa Penida dalam Lomba Gong Kebyar Dewasa se-Kabupaten Klungkung pada ajang AKSIKU 2026 (Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung), membawa semangat regenerasi karawitan Bali melalui dua karya tabuh garapan komposer muda asal Banjar Batununggul, I Dewa Ketut Manik Kedaton,S.Sn. Karya \u201cAruna: Cahaya yang Menyapa Kesadaran\u201d dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13153,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30,37,35],"tags":[391,387,123,713],"class_list":["post-13152","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-berita-utama","category-daerah","category-seni-budaya","tag-ceritabali","tag-narasibali","tag-nusa-penida","tag-senidanbudayaan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung - Narasi Bali<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung - Narasi Bali\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; Sanggar Arlingka, duta Kecamatan Nusa Penida dalam Lomba Gong Kebyar Dewasa se-Kabupaten Klungkung pada ajang AKSIKU 2026 (Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung), membawa semangat regenerasi karawitan Bali melalui dua karya tabuh garapan komposer muda asal Banjar Batununggul, I Dewa Ketut Manik Kedaton,S.Sn. Karya \u201cAruna: Cahaya yang Menyapa Kesadaran\u201d dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Narasi Bali\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-21T14:37:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-21T14:37:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"643\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"643\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"author\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"author\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/\",\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/\",\"name\":\"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung - Narasi Bali\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-21T14:37:30+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-21T14:37:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg\",\"width\":643,\"height\":643,\"caption\":\"Manik Kedaton tampilkan seni gemilang di Aksiku. Sumber Foto: hms\/nbc\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/narasibali.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/\",\"name\":\"Narasi Bali\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/narasibali.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710\",\"name\":\"author\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"author\"},\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/author\/suparthaputrigmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung - Narasi Bali","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung - Narasi Bali","og_description":"NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; Sanggar Arlingka, duta Kecamatan Nusa Penida dalam Lomba Gong Kebyar Dewasa se-Kabupaten Klungkung pada ajang AKSIKU 2026 (Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung), membawa semangat regenerasi karawitan Bali melalui dua karya tabuh garapan komposer muda asal Banjar Batununggul, I Dewa Ketut Manik Kedaton,S.Sn. Karya \u201cAruna: Cahaya yang Menyapa Kesadaran\u201d dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/","og_site_name":"Narasi Bali","article_published_time":"2026-10-21T14:37:30+00:00","article_modified_time":"2026-10-21T14:37:33+00:00","og_image":[{"width":643,"height":643,"url":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"author","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"author","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/","url":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/","name":"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung - Narasi Bali","isPartOf":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg","datePublished":"2026-10-21T14:37:30+00:00","dateModified":"2026-10-21T14:37:33+00:00","author":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#primaryimage","url":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg","contentUrl":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Kreasi-Gemilang-anak-Muda-Nusa-Penida-Ubah-Suara-Laut-dan-Cahaya-Fajar-Jadi-Gamelan.jpg","width":643,"height":643,"caption":"Manik Kedaton tampilkan seni gemilang di Aksiku. Sumber Foto: hms\/nbc"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/10\/21\/kreasi-gemilang-anak-muda-nusa-penida-ubah-suara-laut-dan-cahaya-fajar-jadi-gamelan-tampil-di-panggung-aksiku-klungkung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/narasibali.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kreasi Gemilang anak Muda Nusa Penida Ubah \u201cSuara Laut\u201d dan \u201cCahaya Fajar\u201d Jadi Gamelan, Tampil di Panggung AKSIKU Klungkung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/narasibali.com\/#website","url":"https:\/\/narasibali.com\/","name":"Narasi Bali","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/narasibali.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710","name":"author","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g","caption":"author"},"url":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/author\/suparthaputrigmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13152","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13152"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13152\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13154,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13152\/revisions\/13154"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13153"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13152"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13152"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13152"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}