{"id":8899,"date":"2026-04-16T11:18:49","date_gmt":"2026-04-16T11:18:49","guid":{"rendered":"https:\/\/narasibali.com\/?p=8899"},"modified":"2026-04-16T11:18:53","modified_gmt":"2026-04-16T11:18:53","slug":"petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/","title":{"rendered":"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; <\/mark><\/strong>Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.<\/p>\n\n\n\n<p>Klian Subak Jro Kuta, Wayan Suastika, mengungkapkan kegiatan tersebut baru berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut lahan yang kini dikavling sebelumnya masih aktif ditanami dan bahkan sempat dipanen sekitar tujuh bulan lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, meskipun lahan itu merupakan milik pribadi, perubahan fungsi yang terjadi dikhawatirkan berdampak pada keberlanjutan sistem pertanian di wilayah subak. Ia juga menyoroti rencana pembuatan akses jalan oleh pihak pengembang yang disebut akan menutup saluran irigasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Suastika menegaskan, saluran tersebut merupakan bagian dari jaringan irigasi utama, sehingga setiap perubahan seharusnya melalui koordinasi dengan instansi teknis terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Kekhawatiran serupa juga disampaikan Bendesa Adat Sangkanbuana, Wayan Sudiana Urip. Ia mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas kavling di area tersebut, termasuk rencana pemanfaatan lahan yang lokasinya berada di sekitar kawasan suci.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menegaskan bahwa desa adat tidak pernah mengeluarkan rekomendasi atau izin terkait kegiatan tersebut. Bahkan, ia mengaku terkejut setelah mengetahui lahan tersebut telah dipasarkan di media sosial dengan harga mencapai Rp250 juta per are.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung memastikan bahwa setiap alih fungsi lahan pertanian harus melalui proses yang ketat. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Ketut Mana, menjelaskan bahwa sejak 2023 telah dibentuk tim lintas sektor untuk menilai kesesuaian penggunaan lahan sesuai aturan tata ruang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini, menurutnya, belum ada pengajuan resmi terkait perubahan fungsi lahan di lokasi tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap permohonan wajib mengacu pada izin peruntukan lahan (IPR), RTRW, serta RDTR yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketut Mana juga mengingatkan bahwa lahan yang termasuk dalam kategori ketahanan pangan tidak boleh dialihfungsikan. Apalagi saat ini pengawasan diperketat dengan adanya penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2P).<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pihak pelaksana proyek, Made Suyasa, mengakui tengah melakukan pembagian lahan seluas sekitar 48 are. Ia menyebut proses administrasi masih berjalan di Badan Pertanahan Nasional (BPN), meskipun pemasaran telah dilakukan lebih dulu melalui media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga mengklaim proyek tersebut telah mendapat perhatian dari pihak kepolisian. Namun, saat dimintai penjelasan lebih rinci, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung ke Polres.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, saat dikonfirmasi terpisah, pihak kepolisian yang disebut justru membantah adanya atensi resmi terhadap proyek tersebut. Oknum yang bersangkutan bahkan mengaku hanya terlibat sebagai pekerja di lokasi kavlingan. <strong>sug\/nbc<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian. Klian Subak Jro Kuta, Wayan Suastika, mengungkapkan kegiatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":8900,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30,37,41],"tags":[],"class_list":{"0":"post-8899","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita-utama","8":"category-daerah","9":"category-lainnya"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi - Narasi Bali<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi - Narasi Bali\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian. Klian Subak Jro Kuta, Wayan Suastika, mengungkapkan kegiatan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Narasi Bali\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-16T11:18:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-16T11:18:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"643\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"402\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"author\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"author\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/\",\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/\",\"name\":\"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi - Narasi Bali\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-16T11:18:49+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-16T11:18:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg\",\"width\":643,\"height\":402,\"caption\":\"Kavlingan yang meresahkan petani di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung. Sumber Foto: roni\/nbc\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/narasibali.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/\",\"name\":\"Narasi Bali\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/narasibali.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710\",\"name\":\"author\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"author\"},\"url\":\"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/author\/suparthaputrigmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi - Narasi Bali","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi - Narasi Bali","og_description":"NARASIBALI.COM, SEMARAPURA &#8211; Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian. Klian Subak Jro Kuta, Wayan Suastika, mengungkapkan kegiatan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/","og_site_name":"Narasi Bali","article_published_time":"2026-04-16T11:18:49+00:00","article_modified_time":"2026-04-16T11:18:53+00:00","og_image":[{"width":643,"height":402,"url":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"author","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"author","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/","url":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/","name":"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi - Narasi Bali","isPartOf":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg","datePublished":"2026-04-16T11:18:49+00:00","dateModified":"2026-04-16T11:18:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#primaryimage","url":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg","contentUrl":"https:\/\/narasibali.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Petani-di-Klungkung-Resah-Pengembang-mulai-Jarah-Lahan-Produktif.-Polres-Batah-Beri-Atensi.jpg","width":643,"height":402,"caption":"Kavlingan yang meresahkan petani di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung. Sumber Foto: roni\/nbc"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/2026\/04\/16\/petani-di-klungkung-resah-pengembang-mulai-jarah-lahan-produktif-polres-batah-beri-atensi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/narasibali.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Petani di Klungkung Resah, Pengembang mulai Jarah Lahan Produktif. Polres Batah Beri Atensi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/narasibali.com\/#website","url":"https:\/\/narasibali.com\/","name":"Narasi Bali","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/narasibali.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/eab41d0e1ba72c24f62144884d131710","name":"author","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/narasibali.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6131e0ca2b58b802793572ab9d419f47f664efd7d9f5e3482e881e3f8bd2ba90?s=96&d=mm&r=g","caption":"author"},"url":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/author\/suparthaputrigmail-com\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8899","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8899"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8899\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8901,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8899\/revisions\/8901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8900"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8899"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8899"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/narasibali.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8899"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}