NARASIBALI.COM, DENPASAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan Bali menyelenggarakan roadshow program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) – Digdaya x Hackathon di Auditorium Widya Sabha Utama, Universitas Warmadewa, Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring talenta digital muda untuk aktif berkontribusi pada ajang inovasi digital untuk memberikan solusi inovatif dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Tema PIDI tahun 2026 mengusung tema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital”.
Roadshow PIDI ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta yang hadir secara langsung yang terdiri dari mahasiswa, praktisi profesional, perbankan serta UMKM digital. Selain itu, turut hadir 260 peserta dari Balinusra (Bali, NTT dan NTB) secara online.
Narasumber kegiatan yaitu Aldila Liris Prasanti, Business Development Superview Baliola yang berpengalaman menjadi juara Hackathon 2025. Ruanth Chrisley Thyssen, Design Mentor Apple Developer Academy yang mengulas tren teknologi global dan pengembangan talenta digital. Selain itu, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI menyampaikan Sosialisasi Program PIDI tahun 2026.
Rektor Universitas Warmadewa yang diwakili oleh Direktur Direktorat Kerjasama, Humas, dan Kemahasiswaan, Dr. Agus Darma Yoga Pratama menyambut baik rangkaian kegiatan roadshow PIDI – Digdaya X Hackaton tersebut. Universitas Warmadewa berkomitmen untuk mendukung dan mengerahkan talenta digitalnya untuk berpartisipasi aktif pada lomba inovasi teknolog tersebut. Agus Darma juga menyampaikan kegiatan ini penting dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang perlu dihadapi dengan inovatif dan kolaboratif.
Selanjutnya, Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto mengulas beberapa strategi yang ditempuh Bank Indonesia Bali untuk mendorong digitalisasi di Bali, antara lain melalui penyelengaraan Bali Digital Inovation (Baligivation), yang mencakup program digitalisasi pasar dan pariwisata, QRIS Jelajah Indonesia, serta QRIS Summer Run sebagai bagian dari program Pekan QRIS Nasional.
Program PIDI, Digdaya X Hackaton 2026 ini dirancang untuk mengakselerasi berbagai solusi digital, memperluas inklusi keuangan, dan memberi nilai tambah bagi ekonomi nasional. “Melalui PIDI, BI ingin membangun ekosistem agar talenta muda mampu menjawab kebutuhan industri digital, memperkuat stabilitas sistem keuangan dan mendorong ekonomi yang inklusif”, pungkas Indra.
Narasumber Greis Dewi Roma Ito Simamora dari Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran
Bank Indonesia, menyampaikan materi terkait teknis pendaftaran dan benefit pada ajang PIDIDIGDAYA X Hackaton ini. Peserta yang mendaftar dari seluruh Indoensia akan direkrut sebanyak 800 tim yang akan mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil seleksi, akan dipilih 80 finalis untuk mempersiapkan project. Bagi finalis yang lolos akan diberikan fasilitasi mentoring, job fair, dan business matching, dengan berbagai hadiah yang menarik. Proposal dapat di-submit melalui website https://www.pidi.id yang dibuka hingga tanggal 27 Maret 2026.
Sementara Kelompok Ahli Percepatan Pembangunan Bali, Dr. Made Artana juga memberikan motivation speech kepada talenta digital Bali yang hadir pada kesempatan roadshow dimaksud. Made Artana menyampaikan bahwa Bali membutuhkan mesin pertumbuhan baru berbasis kreativitas, talenta, dan solusi digital, untuk mengurangi ketergantungan Bali terhadap sektor pariwisata.
“Melalui kegiatan PIDI – Digdaya X Hackathon ini, saya harapkan dapat melahirkan inovator Bali yang mampu mengubah tantangan menjadi ide inovasi sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif sejalan dengan arah pembangunan Bali Pulau Digital,” jelas Artana.
Untuk menambah semangat peserta dalam mengikuti kompetisi inovasi Hackathon tahun 2026, Business Development Superview Baliola, Aldila Liris Prasanti yang berpengalaman sebagai juara Infinity Hackathon yang diselenggarakan oleh OJK dan Kementerian Ekraf tahun 2025, menyampaikan innovator’s Talk di depan seluruh peserta. Pada kesempatan tersebut Liris berbagi pengalaman dan tips untuk menyusun inovasi yang terstruktur dan tervalidasi, khususnya dalam membangun produk berbasis teknologi blockchain yang siap berkompetisi.
Untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengenal tren inovasi, expert dari Apple Developer Academy menyampaikan materi mengulas tren teknologi global, dan serta upaya Apply Academy untuk melakukan pengembangan talenta digital di Indonesia.
Roadshow Digdaya X Hackathon ini diharapkan dapat menginspirasi talenta digital dari Pulau Dewata, mewujudkan ide-ide inovatif untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia, untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, membangun masa depan digital Indonesia. tha/nbc




