Sunday, May 31, 2026
HomeBerita UtamaBBTF 2026 Efekif Pasarkan Destinasi Wisata, Ratusan Peserta Siap Ramaikan BTR 2026

BBTF 2026 Efekif Pasarkan Destinasi Wisata, Ratusan Peserta Siap Ramaikan BTR 2026

John Ketut Purna Harap BTR 2026, Mampu Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Jatiluwih.

NARASIBALI.COM, NUSA DUA BALI Manajer Operasional DTW Jatiluwih, John Ketut Purna mengatakan perhelatan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 sangat efektif untuk memasarkan destinasi wisata di Bali. Hal ini terbukti selama pameran pada 27–30 Mei 2026 di BICC Westin Nusa Dua, stan Jatiluwih yang difasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) berhasil menarik perhatian ratusan pendaftar untuk mengikuti ajang Jatiluwih Festival dan Fun Run 2026 yang menempuh jarak 5 kilomter.

“Ajang bisnis pariwisata Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 membawa dampak positif bagi promosi pariwisata daerah. Salah satu dampak nyata dirasakan oleh Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Penebel, Tabanan,” ujar Manajer Operasional DTW Jatiluwih, John Ketut Purna saat ditemui diajang BBTF 2026, Sabtu (30/5/2026).

Begitu kuatnya daya magnet BBTF 2026 menarik minat wisatawan mengikuti BTR 2026, Manajer Operasional DTW Jatiluwih, John Ketut Purna, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas kesempatan promosi gratis ini. Menurutnya, momentum BBTF 2026 sangat efektif untuk memasarkan agenda besar yang akan digelar di Jatiluwih pada bulan Juni mendatang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memfasilitasi kami untuk ikut pameran bersama di BBTF 2026. Di acara ini, fokus kami salah satunya menjual paket fun run, dan astungkara sudah ada lebih dari 200 orang yang mendaftar khusus untuk acara tersebut,” ungkap John Ketut Purna.

John Ketut Purna memaparkan Jatiluwih Festival 2026 sendiri akan dirangkai dengan kegiatan fun run bertajuk Bali Tourism Run pada 21 Juni 2026 pagi. Mengambil rute sepanjang 5 kilometer (5K), para pelari akan disuguhkan pemandangan asri hamparan persawahan Jatiluwih yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Istimewanya, ajang lari massal yang ditargetkan diikuti oleh 2.000 peserta ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 tahun pariwisata Bali.

Pihak manajemen berharap festival dan fun run ini mampu mendongkrak kembali angka kunjungan wisatawan ke Jatiluwih. Pasalnya, kunjungan pada awal tahun ini sempat mengalami penurunan sekitar 10 hingga 15 persen dibanding tahun sebelumnya akibat situasi geopolitik global.

“Penyebab penurunan salah satunya karena ketegangan konflik di Timur Tengah yang berdampak langsung pada kenaikan harga tiket pesawat global,” jelas John.

Meski demikian, manajemen optimistis acara pada 21 Juni nanti akan menyajikan pengalaman visual yang luar biasa bagi peserta. Pada tanggal tersebut, kondisi padi di Jatiluwih sedang memasuki masa menguning dan berbuah lebat. Mengingat pemandangan tersebut akan sangat menggoda untuk berswafoto, pihak panitia akan memberlakukan aturan ketat demi menjaga kelestarian alam pertanian.

“Suasananya nanti pasti sangat indah dan menggoda. Oleh karena itu, saat pengambilan race pack atau perlengkapan lari nanti, kami akan umumkan aturan mainnya secara tegas agar peserta tidak tergoda untuk memetik tangkai padi selama jalur pelarian,” pungkas John Ketut Purna.

Melalui BTR 2026, John Ketut Purna mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bali khususnya ke DTW Jatiluwih yang memiliki daya pikat dan panorama yang indah. “Peserta tentunya akan menikmati sajian view alam yang sejuk dan asri tentu juga nyaman,” sebut John Ketut Purna. tha/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments