Friday, May 8, 2026
HomeBerita UtamaJenazah Korban Sopir Kadek Oka Akhirnya Ditemukan Tim SAR Mengambang di Tengah Laut,...

Jenazah Korban Sopir Kadek Oka Akhirnya Ditemukan Tim SAR Mengambang di Tengah Laut, Keluarga segera Menjemput

Jenazah korban Sopir Kadek Oka akhirnya ditemukan mengambang ditengah laut oleh Tim SAR. Menurut Tim SAR memastikan korban meninggal ke-7 yang ditemukan di hari ke empat pada Minggu (6/7/2025) kemarin oleh tim SAR gabungan teridentifikasi sebagai I Kadek Oka (51) alamat Banjar Nesa, Kec Banjarangkan, Klungkung.

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Berdasarkan data Basarnas, jenazah ditemukan mengapung di perairan oleh KRI Pulau Fanildo (PFN)-732 yang tengah melakukan penyisiran. Atas temuan itu, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II sekaligus Dansatgas SAR TNI AL, Laksma TNI Endra Hartono, langsung memerintahkan KRI Tongkol (TKL)-813 untuk bergerak cepat ke lokasi dan melaksanakan evakuasi.

Sementara Katim Dokpol DVI Polda Jatim, AKBP Adam menjelaskan dari identifikasi korban wajah bulat, kepala botak, berjenggot dan berkumis. Dari properti pakaian celana pendek warna hijau. “Korban dalam manifest tercatat sebagai supir truk,” jelasnya Senin, (7/7/2025). Saat ini jenazah masih di titipkan di rumah sakit Blambangan, Jawa Timur. 

Sementara Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman almarhum I Kadek Oka, 51, sopir truk asal Banjar Nesa, Desa Banjarangkan, Klungkung. Setelah beberapa hari pencarian pasca tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, jenazah Kadek Oka akhirnya ditemukan, Minggu (6/7/2025).

Pantauan di rumah duka, istri, anak, serta keluarga dekat almarhum tampak mempersiapkan diri untuk berangkat ke Jembrana menggunakan mobil Rush berwarna putih. 

Anak almarhum, Putu Adi Prasika, saat ditemui di rumahnya mengaku masih dalam suasana duka meskipun belum mendapat informasi rinci soal kondisi ayahnya. Hanya saja memang ada informasi menyebutkan jika sang ayah sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Informasi benar ditemukan, ini persiapan mau berangkat bersama ibu dan paman. Jelas anak pertama korban, Putu Adi Prasika, ketika ditemui dirumahnya di Banjar Nesa, Desa Banjarangkan, Klungkung.

“Mohon maaf, kami masih berduka. Kami juga belum mendapat informasi pasti, hanya diminta segera berangkat,” ucapnya singkat dengan mata sembab seraya bergegas untuk berangkat ke Gilimanuk.

Dari penuturan keluarga, I Kadek Oka merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Ia dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan telah lama bekerja sebagai sopir. Kakaknya menyampaikan bahwa dua hari sebelum kejadian, ia sempat merasa ada firasat buruk. “Dia sering lihat HP, buka-buka info kapal laut. Mungkin karena dia memang sering menyeberang ke Jawa,” katanya.

Keluarga juga sudah berupaya menanyakan kepada orang pintar untuk mendapat petunjuk.  “Kadek itu jarang keluar rumah, sehari-hari kerja saja. Dia tulang punggung keluarga. Kami semua sangat kaget dengan kabar ini,” tambahnya.

Informasi terakhir yang dihimpun, korban sempat menghubungi pihak perusahaan dan menyampaikan bahwa cuaca di lokasi sangat buruk. Truk yang dibawanya sudah berada di dalam area, namun tak bisa keluar karena kondisi tak memungkinkan.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak keluarga korban sudah sempat meminta petunjuk kepada orang pintar atau Meluasang Kadek Oka terakhir diketahui dalam perjalanan menuju pulang ke Bali mengendarai truk milik perusahaan tempatnya bekerja. sug/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments