NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Merealisasikan salah satu program Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memberikan ruang kreativitas bagi seniman, musisi, dan pencipta lagu potensial, Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung akan menyelenggarakan Sayembara Lomba Cipta Hymne dan Mars Klungkung Mahottama yang terbuka untuk seluruh masyarakat Klungkung.
Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan karya musikal orisinal dan berkualitas tinggi yang nantinya menjadi identitas resmi Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk digunakan dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan maupun kegiatan daerah lainnya.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiarta menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mendapatkan lagu Hymne dan Mars resmi Kabupaten Klungkung yang berkualitas, orisinal, dan bermakna, serta memberikan ruang ekspresi kreatif bagi para musisi, pencipta lagu, dan pecinta musik Indonesia.
“Tujuan lainnya yakni menumbuhkan rasa kebersamaan, kebanggaan, dan loyalitas seluruh masyarakat dan aparatur pemerintah Kabupaten Klungkung serta melestarikan dan mengembangkan budaya cipta lagu dalam ranah musik vokal dan instrumental,” ujar Budiarta, Selasa (19/5).
Ia menjelaskan, adapun persyaratan peserta diantaranya, lomba terbuka untuk umum, baik perorangan maupun kelompok, peserta perorangan: satu orang pencipta (boleh merangkap penulis lirik dan composer sekaligus), peserta kelompok minimal 2 (dua) orang, terdiri atas penulis lirik dan composer masing-masing mengisi formulir dan melampirkan identitas diri.
Persyaratan lainnya yakni tidak ada batasan usia, profesi, maupun latar belakang pendidikan, peserta wajib berkewarganegaraan Indonesia, dibuktikan dengan scan KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar yang masih berlaku, peserta juga diperbolehkan mengikuti kedua kategori sekaligus, yakni Hymne dan Mars, dengan ketentuan maksimal mengirimkan satu karya untuk masing-masing kategori.
Panitia, dewan juri, serta anggota keluarga inti panitia dan juri tidak diperkenankan mengikuti lomba. Seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya atau gratis.
Budiarta menambahkan, karya yang dilombakan harus mampu mencerminkan dan selaras dengan nilai, visi, misi, serta identitas Kabupaten Klungkung. Oleh karena itu, peserta dianjurkan mempelajari dan memahami profil Kabupaten Klungkung sebelum menciptakan karya.
“Melalui sayembara ini diharapkan lahir karya terbaik yang tidak hanya memiliki kualitas musikal yang baik, tetapi juga mampu menjadi simbol semangat, karakter, dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Klungkung,” pungkasnya. sug/nbc
#NarasibaliCom
#BeritaBali
#PortalBeritaBali
#InfoBali





