Wednesday, June 10, 2026
HomeBerita UtamaTok! Stand Pameran PKB 2026 Gratis, Pastikan Tidak Ada Pungli Bentuk Apapun

Tok! Stand Pameran PKB 2026 Gratis, Pastikan Tidak Ada Pungli Bentuk Apapun

NARASIBALI.COM, DENPASAR – Berbeda dengan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) di tahun-tahun sebelumnya, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ibu Putri Koster sampaikan bahwa seluruh stand IKM/UMKM yang terlibat dalam pelaksanaan PKB ke-48 Tahun 2026 akan di Gratiskan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Teknis Pameran IKM Bali Bangkit dan Pameran Kuliner Tradisional Bali pada Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Jaya Sabha Denpasar, Selasa (9/6).

“Untuk stand IKM Bali Bangkit dan UMKM Kuliner pada PKB tahun ini kita gratiskan. Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat,” jelas Ibu Putri Koster.

Ia menjelaskan bahwa di tahun-tahun sebelumnya, sebelum kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, stand pameran baik IKM maupun kuliner pada Pesta Kesenian Bali selalu dilelang dengan harga fantastis. Bahkan banyak ditemukan calo yang menjajakan kembali ketersediaan stand pameran dengan harga berkali-kali lipat.

“Jadinya yang ikut pameran standnya itu-itu saja,” imbuh wanita yang akrab disapa Bunda Putri tersebut. Di sisi lain banyak IKM/UMKM kecil yang tidak mampu menjangkau harga sewa yang terlampau tinggi.

Meski demikian, Ibu Putri Koster menjelaskan bahwa seluruh IKM maupun UMKM yang terlibat telah dikurasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada melalui Disperindag Provinsi Bali dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.

“Karena standnya sudah gratis, ibu berharap para pedagang menjual produknya dengan harga yang sama bahkan kalau bisa lebih murah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ia juga menegaskan jangan sampai ada pungutan dalam bentuk apapun baik itu pungutan keamanan, pungutan kebersihan dan lainnya kepada para pedagang yang ada.

Terkait permasalahan sampah, Ia meminta agar masyarakat dan pedagang selalu eling untuk memilah sampahnya. Jangan asal membuang sembarangan. Sampah agar dikumpulkan sesuai dengan jenisnya baik itu organik maupun anorganik.

“Nanti akan disediakan dua buah tong sampah di setiap stand untuk sampah organik dan anorganik. Ibu minta diperhatikan jangan sampai bercampur,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga meminta agar IKM dan UMKM tidak lagi menggunakan kantong kresek atau tas plastik sekali pakai dan menggantikannya dengan tas kain yang lebih ramah lingkungan.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali berharap momen Pesta Kesenian Bali ini dapat benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh IKM/UMKM lokal Bali untuk mempromosikan produk-produknya agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Lebih lanjut, Ibu Putri Koster menyampaikan bahwa Pesta Kesenian Bali merupakan gelaran akbar yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan Dinas Kebudayaan, namun merupakan kegiatan lintas sektoral yang memerlukan sinergitas dari seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. tha/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments