
NARASIBALI.COM, DENPASAR – Jalan santai yang diikuti ribuan anggota dan elemen koperasi tersebut dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Dr. I Wayan Ekadina, SE., M.Si didampingi Ketua Dekopinwil Bali Nyoman Suwirta, S.Pd, MM dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM Provinsi Bali berlangsung meriah diikuti ribuan peserta yang merupakan pengelola ataupun anggota koperasi dari seluruh kabupaten/ kota se-Bali.
Jalan santai ini turut juga dihadiri ooleh tokoh-tokoh koperasi, pengurus Dekopinwil kabupaten/ kota se-Bali. Kegiatan jalan santai ini berlangsung sekitar 30 menit dengan jarak tempuh sekitar 4 km mengelilingi kawasan Banjra Sandhi Niti Mandala Renon Denpasar.
Usai jalan santai peserta kembali diajak bakar keringat dengan senam Zumba yang sangat meriah. Ketua panitia Ir. I Made Durya menjelaskan rangkaian Hari Koperasi ke-79 sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya menyerahkan sembako kepada warga kurang mampu di Karangasem pada 5 Juli 2026.
Disamping itu juga digelar talk show motivasi dengan menghadirkan narasumber Ida Pandita Mpu Acarya Nanda dan Dewa Made Muku. Kemudian ada juga lomba-lomba seni, budaya anak – anak. Selanjutnya pada 12 Juli 2026 digelar jalan sehat di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar.
Dijelaskan Made Durya, puncaknya pada 14 Juli 2026 akan diisi apel dan syukuran di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali. Melalui momentum ini, kami harapan seluruh pengurus dan manajer koperasi untuk meningkatkan kapasitas. Kemudian memberikan informasi kepada masyarakat luas bahwa koperasi adalah salah satu kembaga keuangan nonbank sebagai tenpat berinvertasi, menyimpan dana atau meminjam uang untuk mengembangkan usaha,” kata Made Durya.
Sementara itu Ketua Dekopinwil Bali, Nyoman Suwirta yang juga sebagai anggota DPRD Provinsi itu mengatakan momentum Hari Koperasi ke-79 tahun ini yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya’ memiliki makna penting untuk meningkatkan peran koperasi untuk mendukung peningkatan perekonomian di Bali.
Untuk itu, kata Mantan Manager Koperasi Srinadi Klungkung itu menyebutkan koperasi harus terus dilakukan evaluasi untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan koperasi di era digital saat ini terlebih menghadapi persaingan dengan kembaga keuangan lainnya.
Menurut Bupati Klungkung dua periode itu, koperasi sebenarnya memiliki tujuh keunggulan yang tidak dimiliki lembaga keuangan lainnya diantaranya kemandirian, pendidikan, bagi hasil secara proporsional dan lainnya. Selain itu koperasi berada dibawah naungan pemerintah sehingga bisa diatur bagaimana peran koperasi dalam meningkatkan perekonomian rakyat baik simpan pinjam, keuangan dan sektor riil.
“Sekali lagi saya katakan, kekuatan koperasi bisa mengatur diri sendiri untuk melakukan kesejahteran bersama. Jadi dengan kekuatan ini seharusnya koperasi tidak hanya bergerak di simpan pinjam, tetapi sektor-sektor riil yang ada seperti pertokoan, supermarket, minimarket, hotel, villa dan restoran. Koperasi bisa melakukan seperti itu. Kalau ini bisa dilakukan, disinilah koperasi berperan untuk mensejahterakan masyarakat,” tegas Suwirta.
Jalan santai Dekopinwil ini juga berkolaborasi dengan bazar UMKM yang menghadirkan berbagai usaha kecil dan kuliner, handycarf, fashion, dll.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengundian doorprice dengan hadiah utama sepeda motor, sepeda gunung, alat elektronik dan hadiah menarik lainnya.
Salah satu pengurus koperasi yang hadir dalam kesempatan ini Made Sudiarta mengaku bangga dengan dilaksanakan jalan santai yang turut serta melibatkan UMKM. Ajang jalan santai itu, bukan saja untuk menyehatkan tetapi juga sebagai sarana silaturahmi sesama pengurus dan manajer koperasi untuk saling tukar informasi untuk kemajuan koperasi.
“Saya nilai kegiatan ini sangat penting, tidak saja pada peringatan hari koperasi tetapi juga bisa dilakukan pada hari-hari penting lainnya,” harap Sudiarta. tha/nbc







