NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Perbekel Desa Nyalian Cok Gede Agung Putra mengeluhkan keberadaan kera-kera ganas yang merusak tanaman pertanian warga. Dia keluhkan kondisi tersebut kepada Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada, S.Sos melalui group penanggulangan bencana.
Saat ini sejumlah hasil pertanian sudah gagal panen karena ratusan kera kera ini sudah agresif merusak. Malah kera kera ini sudah masuk kewilayah pemukiman warga jelas hal ini sangat membikin resah warga.
“Saya menyampaikan terkait dengan hama Kera yang ada d Desa Nyalian khususnya sisi Timur Desa sudah sangat meresahkan sebagian besar warga,” ungkap Cok Putra.
Dirinya meminta instansi terkait bisa membantu pemecahan masalah terhadap kera kera yang merusak tanaman warga ini.
“Mohon petunjuk serta solusi sementara, berhubung kera kera tersebut sangat banyak dan sangat ganas utamanya warga disisi Timur Desa Nyalian sudah tidak berani masuk persawahan sendirian,” pungkasnya.
Namun Plt Kadis Pertanian yang juga menjabat Kadis Ketahanan Pangan Perikanan dan Kelautan Kadek Ariati Rabu (16/9/2026) menyatakan dirinya belum mendapatkan laporan terkait adanya kera yang merusak tanaman pertanian warga. Namun dirinya akan menelusuri laporan tersebut terlebih dahulu.
“Jika benar ada kasus perusakan kera jelas akan merusak lahan pertanian hal ini bisa membuat gagal produksi hasil pertanian warga,” ungkapnya.
Sementara Kepala BPBD Klumgkung Putu Widiada dihubungi terkait laporan warga adanya kera yang merusak tanaman pertanian ini dia mengaku kesulitan untuk menangani kera kera tersebut.
“Saat kita datang keranya sudah tidak ada. Disamping itu karena jumlah keranya banyak, kita tidak mungkin mengusir mereka karena di sana habitat mereka. Beda jika hanya seekor kera yang merusak kita bisa langsung tangani,” ungkapnya. roni/nbc




