Wednesday, October 21, 2026
HomeBerita UtamaKunjungan Wisatawan ke Nusa Penida Mulai Melandai, Promosi Digital Jadi Andalan

Kunjungan Wisatawan ke Nusa Penida Mulai Melandai, Promosi Digital Jadi Andalan

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Tren kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Nusa Penida mulai melandai memasuki pekan kedua Oktober 2026. Setelah sempat berada di atas 4 ribu kunjungan per hari, jumlah wisatawan kini berada di bawah 3 ribu orang per hari.

Penurunan mulai terlihat sejak Kamis (8/10/2026). Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan periode low season serta kendala mobilitas wisatawan akibat persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gde Putra Mahajaya, mengatakan perubahan jumlah kunjungan tersebut menjadi bagian dari dinamika pariwisata Nusa Penida.

“Penurunan kunjungan wisatawan ke Nusa Penida ini selain karena memasuki low season, juga lantaran terkena imbas kelangkaan BBM yang menyebabkan aktivitas berwisata para wisatawan terkendala,” ujarnya, Senin (19/10/2026).

Putra Mahajaya menjelaskan, sebelum mengalami penurunan, kunjungan wisatawan ke Nusa Penida justru menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Klungkung Mahottama, sepanjang September 2026 jumlah wisatawan yang mengunjungi sejumlah destinasi di Nusa Penida berada di atas 3 ribu orang per hari.

Memasuki awal Oktober, angka tersebut kembali meningkat. Rata-rata kunjungan bahkan menembus lebih dari 4 ribu wisatawan setiap harinya.

Namun, memasuki pekan kedua Oktober, jumlah kunjungan mulai bergerak turun. Sejak 8 Oktober, angka kunjungan tercatat berada di bawah 3 ribu wisatawan per hari.

Menurut Putra Mahajaya, kondisi tersebut tidak semata-mata disebabkan satu faktor. Periode low season turut mempengaruhi pola perjalanan wisatawan, ditambah kondisi mobilitas akibat keterbatasan BBM yang terjadi di sejumlah daerah.

Di tengah perubahan tren kunjungan tersebut, Dinas Pariwisata Klungkung tetap berupaya menjaga daya tarik Nusa Penida sebagai salah satu destinasi unggulan Bali.

Promosi melalui berbagai platform digital, terutama media sosial, menjadi salah satu strategi yang kini dimaksimalkan. Cara tersebut dinilai penting untuk terus menjaga eksistensi destinasi Nusa Penida sekaligus menjangkau calon wisatawan.

Tahun ini, promosi juga berlangsung dengan kondisi yang berbeda. Festival Nusa Penida yang biasanya menjadi salah satu agenda promosi pada Oktober tidak digelar karena keterbatasan anggaran.

“Untuk tahun ini, kami maksimalkan promosi melalui media. Utamanya media sosial,” ujar  Putra Mahajaya optimis.

Dengan strategi tersebut, pemerintah berharap minat wisatawan terhadap Nusa Penida tetap terjaga meski memasuki periode kunjungan yang cenderung lebih rendah,namun seiring pembenahan tetap kunjungan bakal meningkat lagi. roni/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments