NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Ribuan pemedek Pasemetonan Shri Nararya Kresna Kepakisan padatiĀ puncak Pujawali Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kresna Kepakisan di Banjar Dukuh Nyuhaya, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, pada Saniscara Kliwon Kuningan atau Tumpek Kuningan, Sabtu (27/6/2026).
Ditemui disela sela puncak Pujawali ini,Manggala Klian Agung I Gusti Agung Bagus Artha Wijaya didampingi Penyarikan Agung I Nengah Ardana menjelaskan puncak pujawali didahului rangkaian upacara yang telah berlangsung selama sepekan ini.
Pada Sukra Wage Kuningan, Jumat (26/6), telah dilaksanakan prosesi Melasti Ida Batara Kawitan Pasemetonan Shri Nararya Kresna Kepakisan sebagai rangkaian penyucian pratima dan sarana upacara sebelum puncak piodalan.
Rangkaian karya diawali dengan nanceb wewangunan (tetaring) pada Minggu (21/6), dilanjutkan mekene wastra pada Kamis (25/6). Sehari menjelang puncak karya digelar nedunang Ida Bhatara, mekarya ulam banten, dan prosesi melasti.
Pada puncak pujawali, Sabtu (27/6), umat melaksanakan ngaturang bakti piodalan mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai di Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kresna Kepakisan.
Selanjutnya pada sore hari dilaksanakan prosesi ngelebar mulai pukul 16.00 Wita.
Prajuru Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kresna Kepakisan mengajak seluruh pasemetonan untuk tangkil mengikuti rangkaian pujawali dengan penuh bhakti serta menjaga kesucian kawasan pura selama upacara berlangsung.
Pemedek juga diimbau mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan panitia demi kelancaran pelaksanaan karya.
Rangkaian pujawali masih berlanjut dengan ngaturang bakti penganyar pada 28 dan 29 Juni 2026, dilanjutkan upacara nyineb pada 30 Juni 2026. Seluruh rangkaian karya akan ditutup dengan prosesi ngelugar taring pada 5 Juli 2026. sug/nbc







