NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin langsung kegiatan monitoring pelaksanaan pembangunan fisik di Kecamatan Nusa Penida, Selasa (27/10/2027). Peninjauan ini melibatkan Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah untuk memastikan seluruh proyek strategis berjalan sesuai standar kualitas dan target waktu.
Rombongan meninjau sejumlah titik vital, mulai dari pembangunan Rumah Dinas Kantor Polsubsektor Nusa Penida, rehabilitasi ruang kelas SDN 3 Ped dan TKN Desa Bunga Mekar, hingga pemeliharaan berkala sejumlah ruas jalan utama seperti Telaga–Klumpu, Toyapakeh–Sebunibus, dan Sakti–Penida.
Selain infrastruktur pendidikan dan perhubungan, peninjauan juga mencakup pengembangan jaringan distribusi air bersih dan sambungan rumah (SR) di Desa Pejukutan yang kini telah berfungsi dan mengalirkan air, serta pelebaran jembatan dan peningkatan akses jalan menuju destinasi wisata seperti Broken Beach dan Sampalan–Toyapakeh.
Seusai peninjauan, Bupati Satria mengapresiasi progres mayoritas proyek yang berjalan lancar. Ia berharap rampungnya pelebaran jembatan dan perbaikan drainase jalan di Sampalan dapat menuntaskan persoalan banjir di kawasan tersebut.
Kendati demikian, Bupati menyoroti satu proyek yang mengalami keterlambatan, yakni Pembangunan Gedung CSSD dan Laundry RSUD Gema Santi. Ia menyayangkan ketidakhadiran pihak pemborong di lokasi saat sidak berlangsung.
“Kami akan segera berkomunikasi dengan pihak pemborong. Sanksi dan denda keterlambatan pasti akan kami berlakukan sesuai aturan, dan tahapan peringatan pun telah kami layangkan sebelumnya,” tegas Bupati Satria.
Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan percepatan pembangunan infrastruktur di Nusa Penida akan terus digenjot, mencakup akses jalan, air bersih, dan fasilitas pendukung lainnya. Hal ini demi mewujudkan pemerataan infrastruktur yang menopang pertumbuhan pesat sektor pariwisata dikawasan tersebut. roni/nbc




