Wednesday, October 28, 2026
HomeDaerahGelaran Aksiku Sisakan Masalah, Warga Protes Kenaikan Tarif Parkir dan Bau Toilet

Gelaran Aksiku Sisakan Masalah, Warga Protes Kenaikan Tarif Parkir dan Bau Toilet

NARASIBALI.COM, SEMARAPURA – Kenaikan Tarif parkir saat gelaran aksikuĀ dan bau Toilet yang membusuk dilapangan Ide Dewagung Jambe,KlungkungĀ  diprotes warga Klungkung . Mereka menganggap kenaikan tarif parkir dilapangan Klungkung dianggap terlalu mahal hingga 100 persen dari Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu.

Ketika hal itu ditanyakan pada Kabid Prasarana Dishub Klungkung Ketut Karasdana dengan tegas menyatakan kenaikan itu hanya pada kegiatan yang sifatnya insidentil .

“Kenaikan tarif parkir itu diberlakukan pada setiap adanya kegiatan yang sifatnya insidentil saja ,” ujarnya dihadapan media.

Sementara itu terkait protes warga dengan kondisi Toilet diseputar Balai Budaya Ide Dewagung istri Kanya pada Kadis Kebudayaan Klungkung Wayan Suteja mengakui itu tanggung jawab instansinya.

Memang sebelumnya kondisi toilet umum di kawasan Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, yang dilaporkan kotor dan mengeluarkan bau tidak sedap menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan (Disbud) Klungkung menyebut fasilitas tersebut sebenarnya sudah tersedia dan beberapa kali mendapat perbaikan. Namun, kerusakan berulang hingga dugaan pencurian perlengkapan membuat pemeliharaannya menjadi tantangan.

Lenih jauh Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, I Wayan Suteja, mengatakan pihaknya akan menyampaikan kondisi tersebut kepada petugas kebersihan agar toilet segera dibersihkan.

Menurut Suteja, persoalan toilet umum tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas dan tenaga kebersihan, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk menjaga sarana publik.

Ia mengungkapkan, sejumlah fasilitas yang sudah diperbaiki kembali mengalami kerusakan. Bahkan, lampu yang dipasang di area toilet tersebut hilang karena dicuri.

ā€œSetiap diperbaiki, ada saja yang dirusak. Lampu dipasang, kemudian hilang. Kami juga pernah mengunci toilet, tetapi justru didobrak,ā€ ungkap Suteja.

Kondisi tersebut membuat pemeliharaan fasilitas umum membutuhkan perhatian berkelanjutan. Sementara itu, jumlah tenaga kebersihan yang dimiliki Disbud Klungkung masih terbatas untuk menangani seluruh kebutuhan kebersihan di kawasan tersebut.

Suteja berharap masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga fasilitas yang telah disediakan pemerintah. Menurutnya, keberadaan toilet umum semestinya dimanfaatkan dengan baik, bukan dirusak atau dibiarkan kondisinya memburuk.

Disbud Klungkung akan mengupayakan pembersihan melalui petugas kebersihan. Namun, upaya tersebut perlu dibarengi kepedulian pengguna agar toilet tetap bersih, nyaman, dan layak digunakan. ā€œPerlu tanggung jawab bersama dari masyarakat untuk ikut menjaga,ā€ pungkasnya. roni/nbc

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular

Recent Comments